oleh

Diduga Korupsi Dana BOS, Kasek SDN 06 Sei Rakyat Dilaporkan Ke Polres Labuhanbatu

Labuhanbatu, Kicaunews.com – Adanya temuan dugaan korupsi berupa mark up dalam hal penggunaan anggaran dana bantuan operasional sekolah ( BOS), periode tahun 2018 oleh Kepala Sekolah SDN 06 Sei Rakyat , Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu Sarifuddin Zuhri Siregar S Ag, LSM TIPAN – RI telah mengambil langkah tegas melaporkannya ke unit Tipikor Polres Labuhanbatu.

Hal itu dikatakan Koordinator LSM TIPAN -RI wilayah pantai  Joko Warsito kepada Kicaunews, Selasa (24/12) di Negeri Lama.

Menurut Joko Warsito, Kepala Sekolah SDN 02 Sei Rakyat terindikasi meyalahgunakan wewenangnya dalam hal penggunaan anggaran dana BOS yang diperuntukkan demi kemajuan pendidikan.

“Ada pembayaran yang ia keluarkan melanggar juknis dan juklak BOS yang telah diatur oleh menteri pendidikan. Selain itu, ada juga penggunaan anggaran fiktif yang ia buat dalam laporan SPJnya,”ujar Joko Warsito.

Ditegaskannya, sesuai Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi Tahun 1999 Pasal 2 dan Pasal 3 menyebutkan ;

Pasal 2

Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)

Pasal 3

Setiap orang yang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak 1 miliar.

Baca juga :  Tak Diijinkan Berenang di Selat Sunda, Ratusan Peserta Long March Buruh PT Pelindo I Dikawal Ketat Naik Kapal Ferri ke Merak

Terpisah, Sekretaris Persatuan Aktivis Wartawan Pantai Timur (PAWA PATI) Abdi Tuah, saat dikonfirmasi Kicaunews, mendukung tindakan LSM TIPAN -RI melaporkan SZ ke aparatur penegak hukum.

“Kita dukung kinerja TIPAN – RI. Saya juga sudah turun ke lapangan, kita bangun kordinasi dengan ketua Koordinator TIPAN RI. Bahkan atas laporan dari kita dan anggota TIPAN – RI membuat pengaduan ke Polres Labuhanbatu. Saya dan rekan – rekan dari TIPAN – RI sudah turun ke lapangan dan konfirmasi langsung ke kepala sekolah. Berdasarkan bukti rekaman dan data di lapangan serta data rekapitulasi yang kita pegang, sudah kita anggap cukup untuk membuat laporan agar diproses secara hukum,”terang Abdi Tuah.

Ditanya dana apa saja yang di mark up dan penggunaan dana kegiatan fiktif apa yang dilakukan oleh kepala.sekolah, Abdi tidak bersedia menyebutkannya.

“Maaf saya gak bisa sebutkan. Ketua TIPAN – RI tidak mengijinkan, tunggu saja laporan sudah sampai di meja penyidik baru kita paparkan,”sebut  Abdi Tuah. (Nasruddin).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru