oleh

Ini Tanggapan Kuwu Suharjo Terkait Kasus Dana Rutilahu Desa Telukagung Indramayu

Indramayu, Kicaunews.com – Mendatangi rumah kuwu suharjo mengklarifikasi prihal pemberitaan yang selama ini bumerang mengenai dana rutilahu dan pistolnya dan kami pun bertemu dan mengklarifikasi, Senin (23/12/2019), Maraknya kabar peristiwa yang dialamai oleh beberapa warga Desa Telukagung dengan Kuwunya, menjadi polemik sendiri bagi masyarakat Kab. Indramayu, khususnya masyarakat Desa Telukagung, kec. Indramayu, Kab. Indramayu itu sendiri.

Suhardjo Kuwu Desa Telukagung, saat ditemui di rumahnya mengatakan bahwa memang benar saya mendatangi ibu tarsinah untuk klarifikasi benar atau tidak datang ke dinas sosial itu saja emang benar mas saya bicaranya agak kasar sedikat itu di karenakan ibu tarsinah tidak sabar untuk meminta kekurangan bahan bangunannya.

“Menurut saya di koordinir dulu dari 10 unit rumah ini apa-apa yang kurang bahanya tidak semena mena harus ini itu di telaah dulu apa yang kurang,”katanya

Intinya salah paham dan miskomonokasi saja antara kuwu dan masyarakat, serta masalah pistol dan pistol itu pistol airsofgan dan itu juga sudah rusak lama, bukan pistol asli yang meraka bayangkan itu juga spontan saja saya juga punya perasaan manah mungkin saya mau tembak warga sendiri sama juga bunuh diri.

“Dan kami atas nama pribadi minta maaf bila masyarakat saya yang tersakiti oleh saya khususnya ibu tarsinah dan bapak casmadi saya minta maaf yang sebesar besarnya bila saya bersalah,” ungkapnya

Serta kami juga mengklarifikasi kepada penerima bansos rutilahu ini 5 orang dari 10 orang yang menerima dan mereka pun berterima kasih kepada dinas sosial dan bapak kuwu jojo yang mengusulkan bantuan ini dan akhirnya kita dapat bantuan.

“Kami berterimakasih pada pak kuwu dan pemerintah daerah yang mengucurkan dana rutilahu ini dan nama saya kasdi dan ini rekan saya yang mendapatkan dana rutilahu juga ibu tarinih, surakman, warid, cs kami sagat puas adanya dana ini dan sagat membantu bagi rumah kami,”ujur kasdi cs

Baca juga :  Brimob Jabar Edukasi Protokol Kesehatan Kepada Pedagang Pasar Cipanas

Buntut dari peristiwa itu, tarsinah salah satu warga yang menerima bantuan Rutilahu dari Kemensos melalui Pemdes Telukagung, melapor ke Polisi pada hari Senin 16/12/2019. Sesuai laporan Polisi dengan Nomor LP/349/B/XIII/2019/JABAR/RES.IMY, Polisi melayangkan surat panggilan kepada Suhardjo Kuwu Desa Telukagung.

Namun karena beberapa agenda yang musti diselesaikan pada jam kerja, maka Suhardjo memilih memenuhi panggilan pada hari libur saja.

“Supaya kebutuhan Masyarakat Desa Telukagung, terlaksana dengan baik, maka saya memilih hari minggu, sebab kalau hari kerja, saya khawatir banyak kerjaan yang sudah di rencanakan menjadi tersendat” Kata Jojo panggilan akrab Kuwu Telukagung. Minggu (22/12/2019).

Dan mudah mudahan permasalahan seperti ini dapat terealisasi dengan baik antara kuwu dan masyarakatnya(kajen)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru