oleh

Sederhana dan Khidmad Syukuran 8 Tahun Rekan Indonesia

JAKARTA, Kicaunews.com – Di malam yang sejuk dan berangin, 120 anggota dan kader Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) berkumpul dibilangan Pejaten Barat, Sabtu (14/12) menghadiri syukuran 8 Tahun Rekan Indonesia bekiprah dalam pendampingan warga yang mengalami kesulitan mengakses hak layanan kesehatan dan jaminan kesehatan, di lokasi acara tampak kiriman karangan bunga dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Berdiri pada tanggal 10 Desember 2011, yang dideklarasikan di depan bakaikota DKI pada unjuk rasa menuntut perbaikan layanan kesehataan dan kejelasan payu g hukum KJS saat DKI dipimpin oleh gubernur Jokowi.

Hadir dalam acara tersebut stafsus Gubernur DKI, M. Chozin Amirullah, Ketua RT 10/04, H. Soedarsono, Sesepuh Masyarakat Pejaten Barat, Pemuda Pancasila Pejaten Barat, Komunitas Burung Berkicau NEW BRAVO, dan Komunitas Ojek Online, Gua Monyet, Pejaten Timur.

Acara 8 Tahun Rekan Indonesia dikemas sederhana namun berlangsung hikmat dan meriah. Selain sambutan dari para pimpinan Rekan Indonesia, ada juga testimoni keluarga dan mantan pasien yang didampingi Rekan Indonesia, terlihat ada 8 keluarga dan mantan pasien yang ungkapkan rasa terima kasih kepada Rekan Indonesia atas pendampingan yang dilakukan selama mereka sakit.

Ketua Nasional Rekan Indonesia, Agung Nugroho dalam sambutannya mengatakan, 8 tahun memang usia yang masih muda. Namun kehadiran Rekan Indonesia telah banyak memberikan manfaat dan benar benar dirasakan oleh warga. Itu yang terpenting.

Agung Nugroho bercerita bahwa awalnya berdiri Rekan Indonesia hanya terbentuk di 4 Provinsi yaitu DKI, Sumsel, Papua Barat, dan Jabar. Di DKI sendiri saat awal pendirian hanya beranggotakan 10 orang.

“November kami bersepuluh fokus turun langsung ke warga. Mencari warga yang sakit, mengedukasi agar mau ke RS, dan mendampingi dari awal masuk sampai sembuh” kenang Agung Nugroho.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Cibeunying Kaler Polrestabes Bandung, Giat Sambang Pos Satpam

Bulan Desember, Rekan Indonesia di DKI sudah ada pertambahan anggota sebesar 30 orang yang didapat dari hasil melakukan pendampingan warga ke RS, tambah Agung Nugroho.

“Di daerah lain juga demikian, dan Alhamdulillah, keluarga dan mantan pasien yang telah didampingi merasakan Rekan Indonesia sebagai kebutuhan sehingga mereka menghubungi keluarganya di kampung untuk membentuk Rekan Indonesia. Dari sinilah Rekan Indonesia bisa terbangun di 22 Provinsi dan 367 Kota/Kabupaten” papar Agung Nugroho.

Rekan Indonesia hanyalah sekoci kecil dari bahtera besar kemanusiaan, meski demikian kiprahnya telah banyak memberikan manfaat kepada warga disegala lapisan mulai dari rakyat kecil, mantan pejabat, polisi, tentara dan wartawan.

Ditengah ketidakpahaman warga akan prosedur dalam mengakses hak layanan kesehatan dan jaminan kesehatannya, Rekan Indonesia hadir sebagai jawaban dari ketidakpahaman warga.

Jam 23.00 acara syukuran ditutup dengan pemotongan kue sebagai simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas berkah dan ridhoNYA hingga Rekan Indonesia masih bisa bekiprah selama 8 tahun ini. (AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru