oleh

Tanah Bengkok Desa Kenteng, Krajan Susukan Tidak Berfungsi Karena Korban Eksploitasi

Semarang, Kicaunews.com – Kasus tanah bengkok tidak pernah usai, ada oknum kades atau oknum perangkat sering bermain dengan tanah bengkok tersebut tanpa memikirkan kesejahteraan rakyatnya.

Seperti yang terjadi pada tanah bengkok Dusun Krajan, Desa Kenteng, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Tanah bengkok ini dieksploitasi di gali untuk pengurukan jalan Tol.

Tetapi anehnya tanah bengkok yang sudah di eksploitasi saat ini di uruk kembali oleh PT. Dwi Tunggal menjadi gundukan tanah, sehingga tanah bengkok tersebut tidak bisa di manfaatkan untuk pertanian maupun yang lainnya, sehingga masyarakat banyak mengeluh.

M. Mjb Kades Kenteng, Kecamatan Susukan, saat akan di konfirmasi tidak ada di kantor, “Bapak lagi keluar sama Sekdes nya” ujar Darmaji staf Desa pada wartawan di kantor desa tersebut, kamis (12/12/2019).

Sedang Muhammad Sekdes Kenteng saat di konfirmasi mengatakan, “Kalau semuanya ini tidak sesuai dengan perjanjian awal” terangnya.

perjanjian dengan perusahaan yg mengeruk itu, yaitu “Perjanjiannya sawah kembali sawah bahkan dijanjikan lebih subur” ujarnya.

Saat disinggung terkait dari mana tanah yang di urugkan Sekdes mengatakan kurang tahu. “Kurang tahu kami pak, kemungkinan ya dari proyek tol itu” imbuhnya

“Soalnya masalah ini sudah kami komplainkan dengan PT tersebut untuk di tata ulang sesuai perjanjiannya” pungkas sekdes tersebut.

(Syailendra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru