oleh

Diduga Mengunakan Jaminan Dalam Proses Pinjaman KUR di Bank BRI Unit Patimuan

Cilacap, Kicaunews.com – Bank BRI merupakan salah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi penyalur KUR. Program Pemerintah KUR bertujuan meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan Direktur Utama BRI Suprajarto saat peluncuran kebijakan penurunan pajak penghasilan (PPh) final bagi pelaku (UMKM) di Surabaya (22/06/2018) mengatakan bahwa KUR BRI dibawah 25 juta tidak ada jaminan, seperti dikutip Antara dan Kompas.com.

Tetapi salah satu nasabah KUR di Bank BRI Unit Patimuan, Kab. Cilacap berinisial AS/K diduga diminta jaminan sertifikat tanah padahal memiliki pinjaman KUR sebesar 20 juta.

Ketika K istri AS sudah melunasi pinjaman KUR kemudian datang ke BRI Unit Patimuan dan bertemu dengan Petugas bank (D) yang menyerahkan Sertifikat jaminan pengajuan KUR dan menandatangi berkas pengambilan jaminan.

Diwawancara awak media petugas BRI Unit Patimuan D mengatakan bahwa KUR tidak diwajibkan jaminan tetapi harus menggunakan jaminan walaupun jaminan tersebut tidak meng cover pinjaman, karena sebagai jaminan ke pihak bank dan itu sudah sesuai prosedur. Ungkapnya, Senin (09/12/2019).

Ditanyakan mengenai jaminan KUR dan pelayanan kepada masyarakat, Kepala BRI Unit Patimuan meminta maaf apabila ada pelayanan yang tidak maksimal.

Diperlukan tindakan tegas dan sosialisi dari management BRI tentang KUR yang disalurkan ke masyarakat supaya tidak ada perbedaan aturan antara Direktur Utama dengan karyawan. (Red/Muhiran)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru