oleh

Biaya PTSL Desa Tanjungsari Sudah Sesuai Kesepakatan Bersama

Kendal, Kicaunews.com – Rumor yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Desa tanjung sari Rowosari Kendal Jateng bahwa pokmas menarik lagi biaya pembuatan sertifikat lewat PTSL, tetapi biaya tersebut digunakan untuk pembuatan surat keterangan akta bagi waris, akta hibah, akta jual beli yang harus melalui PPAT bagi peserta yang belum mempunyai ketiga syarat tersebut. Tanpa syarat itu, maka seseorang tidak bisa mendaftar sebagai peserta PTSL.

Hal tersebut terungkap saat peserta yang diminta tambahan biaya tersebut mengklarifikasi pihak Pokmas, Senin, (9/12/19) dibalaidesa setempat.

Dalam acara tanya jawab antara peserta dan ketua Pokmas, juga terungkap bahwa tambahan biaya itu hanya dibebankan kepada peserta yang belum mempunyai syarat ikut PTSL seperti Surat Keterangan akta Bagi waris, Surat keterangan akta Hibah, atau Surat keterangan akta Jual beli, dan surat-surat tersebut harus dilegalisir oleh PPAT.

Karena harus lewat PPAT inilah kemudian muncul biaya tambahan yang seharusnya dibayarkan sebelum peserta mendaftarkan diri jadi peserta PTSL.

“Jadi biaya tersebut untuk PPAT bukan sebagai akumulasi biaya PTSL,” kata ketua pokmas menerangkan.

Karena waktu itu para peserta belum ada uang, maka diberi kelonggaran oleh panitia, untuk bisa membayar pada saat sertifikat jadi, nah setelah sertifikat jadi maka ditagihlah kewajiban mereka itu, yang kemudian dananya diserahkan ke bendahara desa dan bukan ke pokmas. Imbuh usop.

Selanjutnya pertemuan berakhir dengan persetujuan dan kesepakatan secara aklamasi menerima penjelasan dari ketua pokmas. (Sukrisno)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru