oleh

SERKA Darno Babinsa Desa Tanjung jaya Dari Koramil 1312 Cisaga Hadiri Sosialisasikan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk Di Desa Tanjungjaya

CIAMIS, KICAUNEWS.COM – Disduk Capil Kabupaten Ciamis Sosialisasikan Gerakan Indonesia Sadar Admistrasi yang di gelar di Desa Tanjungjaya Kecamatan Cisaga Senin 9/12/2019.

Dalam kegiatan Sosialisasi tersebur selaku Narasumber Ahmad Zaenudin Kasi SIAK dalam bidang PIAK dari Dinas Catatan Sipil Kabupaten Ciamis , hadir dalam acara sosialisasi GIAS Didin Hardisuyaman Kabid PIAK Disduk Capil Kabupaten Ciamis , Dede Sadwa Kepala Desa Tanjungjaya, Anda Sukmana Staf Pemerintahan Desa Tanjungjaya selaku Penyelenggara kegiatan , SERKA Darno Babinsa dari Koramil 1312 Cisaga ,serta dari kalangan Rt. Rw berikut Masyarakat yang ada di wilayah Pemdes Tanjungjaya ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Ahmad Zaenudin menyampaikan Gerakan Indonesian Sadar Admistrasi ini adalah sebuah gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya admistrasi kependudukan ujarnya.

Empat Hal yang merupakan sadar akan kendudukan yang diantaranya pentingnya dokumen kependudukan ,pentingnya pemanfaatan data kependudukan ,pentingnya pemutahiran data kependudukk dan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan Rakyat kata Ahmad Zaenudin Kasi SIAK di Bidang PIAK saat di wawancara awak media Senin 9/12/2019.

Lebih lanjut ia menyampaikan bagi anak anak di bawah usia 17 tahun untuk melengkapi admistrasi kependudukan bisa membuat Kartu Identitas Anak Yang biasa Kita Sebut KIA ,Ada dua katagori pembuatan KIA yaitu untuk usia di bawah lima tahun KIA tersebut tidak di bubuhi Foto , sedangkan bagi Usia lima tahun keatas pembuatan KIA tersebut di bubuhi Foto seperti halnya El- KTP imbuhnya.

Masih kata Ahmad Zaenudin untuk pesyaratan KIA tersebut harus di lampiri copy kk,ktp Suami istri copi akte kelahiran dengan Pas foto ukuran 2×3 sebanyak dua buah tuturnya.

Saat di singgung mengenai keterlambatan pembikinan KTP -el ,Ahmad Zaenudin menambahkan untuk keterlambatan tersebut kedala nya ada keterbatasan , kekosongan blanko El- KTP namun sesuai UU pasal 59 ayat (2) huruf m dan putusan MK tanggal 26 maret 2019 untuk pembikinan KTP-el yang rusak serta hilang penggantian elemen data agar di terbitkan Surat Keterangan Pengganti Tanda Identitas (Suket) jelasnya.

Baca juga :  Kapolres Tangsel Hadiri Peringatan Haul Akbar Ke XX Pesantren Ass’adah

(Yat)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru