oleh

Golkar Fokus Revolusi Industri 4.0, Hetifah : Jangan Sampai Kaum Marjinal Tersingkir

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Musyawarah Nasional Partai Golkar ke-X yang diadakan pada 3-5 Desember 2019 kemarin telah resmi ditutup. Hasil Munas menetapkan kembali Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024 secara aklamasi.

Dalam munas tersebut, dipaparkan juga 13 program umum partai Golkar. Salah satu poin dalam program umum tersebut adalah Partai Golkar perlu berpartisipasi aktif dalam merespons disrupsi di segala aspek sebagai dampak revolusi industri 4.0.

Ditemui setelah penutupan Munas, Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari fraksi Partai Golkar menyatakan pentingnya partai politik untuk selalu mengikuti perkembangan zaman.

“Dari dahulu, dalam sejarahnya Golkar merupakan kelompok pembaharuan. Semangat tersebut pun harus tetap kita bawa melintasi zaman”, ujarnya.

Dalam poin tersebut, disebutkan bahwa Golkar harus turut serta berperan dalam membangun ekosistem digital untuk mengakselerasi ekonomi inklusi sehingga memiliki nilai tambah dan berkeadilan di masyarakat.

Hetifah yang dalam Munas ke-X kemarin bertindak sebagai Steering Comittee Program Umum menyatakan, sebagai bangsa kita tidak boleh abai mengantisipasi dampak revolusi industri 4.0.

“Jangan sampai adanya disrupsi teknologi justru semakin membuat kaum marjinal tersingkir, dan malah menjauhkan kita dari tujuan bangsa yaitu kesejahteraan umum dan keadilan sosial”, tegasnya.

Hetifah juga menambahkan bahwa partai politik memiliki peran yang besar dalam hal ini.

“Karena kader partai politiklah yang akhirnya menjadi pemangku kebijakan baik di eksekutif maupun legislatif. Partai harus menegaskan ini kepada para kadernya”, pungkasnya.(Red/Rilis)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru