oleh

Ustads Adjie Nung: Ajak Warga Bekasi Suritauladani Akhlak Rosulullah Bangun Bekasi Baru dan Bersih

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Taklim Al Uswah diramaikan dengan kehadiran Ustads Adjie Nung bersama dai kembar Doni dan Dion Alumni Aksi Indosiar 2019 di Kampung Teleng, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi berlangsung meriah, Kamis (21/11/2019).

Dengan tema aktualisasi akhlakul kharimah Baginda Rasulullah SAW dalam mewujudkan Bekasi Baru  Bekasi Bersih, Ustds Adjie Nung mengajak kepada seluruh muslim dan muslimah yang ada Kabupaten Bekasi  dan khususnya warga Kampung Teleng untuk meneladani sifat dan akhlak mulia Rosulullah dalam kehidupan sehari – hari.

“Maulid Nabi Muhammad SAW hari ini membahas soal sholawat, istighfar, tasbih karena bacaan  yang sering kita lakukan banyak manfaatnya sehingga Insya Allah membawa keberkahan bagi kita dan Bekasi pun menjadi berkah,” jelas Ustads Adjie Nung.

Ustads pun berpesan agar umat muslim selalu melafalkan sholawat, istighfar dan tasbih sebagai rutinitas keseharian muslim sehingga harapan menjadikan Bekasi baru, Bekasi bersih bisa terwujud.

“Keseharian mengamalkan bacaan sholawat, istighfar dan tasbih pun diamalkan istri almaghfurlah KH.Noer Alie yaitu ibunda almarhumah Hj Siti Rohmah binti KH. Abdul Mughni, beliau selalu mengajarkan ke kami,” ungkap Ustads Adjie Nung yang juga Ketua Umum Yayàsan Wafizs Al-Amin Center.

Dalam tauziahnya Ustadz Adjie Nung membeberkan keutamaan bacaan istighfar yakni pertama, merupakan realisasi perintah Allah, karena Allah telah memerintahkan hamba-Nya beristighfar dan termotivasi atas hal itu.

Allah SWT juga yang menjanjikan ampunan, pahala yang besar dan karunia yang melimpah kepada siapa yang mengerjakannya, kata Ustads Adjie Nung.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Ali Imron : 133).

Baca juga :  Hadapi Pilkada Serentak Tahun 2020, Begini Dukungan Kemendagri

Selanjutnya manfaat kedua, faktor pendatang rezeki. “Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dialah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta, anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan susngai-sungai didalamnya.” (QS.Nuh : 10-12).

Sedanhkan manfaat ketiga merupakan solusi dari segala kesulitan. “Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan menjadikan baginya kemudahan dari setiap kesusahan dan jalan keluar dari setiap kesempitan, serta Dia juga akan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak tersangka-sangka.”

Selain itu Ustadz mengingatkan dengan membaca Tasbih; Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘Azhim. Karena bacaan tasbih ini merupakan sunah Rasululloh SAW dan amalan yang sangat ringan diucapkan dilisan tetapi sangat memberatkan timbangan kebaikan, di akhirat nanti semua manusia akan dihisab semua amal ibadahnya dan juga akan melewati proses timbangan amal kebaikan dan amal keburukan, manakah yang lebih berat amaliah seseorang, jika kita menginginkan berat amal kebaikannya saat melewati mizan (timbangan) maka perbanyaklah membaca dzikir tasbih ini.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW bersabda : “Dua Kalimat yang ringan dilisan, namun berat ditimbangan dan disukai Ar-Rahman yaitu ”Subhanallah wa bi hamdihi subhanallahil’azhim (Maha Suci Allah dan segala puji bagiNya. Maha Suci Allah yang Maha Agung).” (HR Bukhori).

Membaca kalimat thoyyibah dan dzikir adalah ibadah yang sangat mulia, diantara fadhilahnya ialah bisa lebih menenangkan jiwa. Diantara dzikir yang bisa dirutinkan setiap hari bahkan bisa setiap saat dibaca agar lisan terus basah dengan dzikrullah adalah empat kalimat yang mulia yaitu : (1)Subhanallah (2)Alhamdulillah (3)La ila ha illallah (4)Allahu Akbar.

Hadist Rasululloh SAW menjelaskan dari Abu Malik al-Harist bin ‘Ashim al-Asy’ari RA, dia berkata, Rasululloh bersabda : “Kesucian adalah separuh keimanan, Alhamdulillah memenuhi timbangan, subhanallah dan Alhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah bukti nyata, kesabaran merupakan sinar, Al-quran bisa sebagai pembela bagimu, bisa pula sebagai bumerang bagimu. Setiap pagi manusia dapat menjual dirinya, apakah ia akan memerdekakan dirinya atau akan membinasakannya.” (HR Muslim).

Baca juga :  Tingkatkan Sinergitas, Danramil 03/Serengan jalin Silaturahmi Dengan Camat Serengan

Dalam riwayat lain Nabi SAW bersabda : “Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallah, maka Allah akan menulis dua puluh kebaikan baginya dan menggugurkan dua puluh dosa darinya.” (HR Ahmad).

“Dahsyatnya manfaat dzikir-dzikir yang harus kita baca setiap saat, sangatlah merugi jika terlewati begitu saja tanpa kita jadikan sebagai dzikir harian, mulailah sejak dini untuk selalu berdzikir mengingat Allah jika di dunia kita sering menyebut namaNya maka pasti di akhirat Allah akan ingat dengan hambaNya yang selalu berdzikir,” pesan Ustadz Adjie Nung.

Hadir pula di perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW,  Ustadzah Hj. Syarifah sebagai Ketua MT Al -Uswah dan Ustadzahh Hj. Uswatun Hasanah, selaku guru MT Al-Uswah yang selalu secara rutin memberikan tauziah pengajian bagi para ibu – ibu warga KampungTeleng. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru