oleh

Soal Pencopotan Belasan Sekcam di Makassar, Begini Kata Kabid Humas Kemendagri

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Adanya Pencopotan 15 Sekretaris Kecamatan (Sekcam) di Kota Makassar pasca penilaian KASN yang mengatakan adanya pelanggaran disiplin berat yang dilakukan akibat mengkampanyekan salah satu pasangan calon presiden pada Pemilu 2019 yang lalu dengan membuat video bersama dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat ini mendapat tanggapan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Saat dikonfirmasi pada kamis malam, 21/11/2019, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Pusat Penerangan Kemendagri Aang Witarsa Rofik mengatakan, pencopotan 15 sekcam merupakan tindak lanjut dari surat KASN Nomor: B-2609/KASN/8/2019, tanggal 8 Agustus 2019 tentang Rekomendasi atas Pelanggaran Netralitas Norma Dasar, Kode Etik, dan Kode Perilaku ASN.

Kemendagri juga merekomendasikan terkait hukuman disiplin berat yang dilakukan para Sekcam berdasarkan penilaian dari KASN melalui Surat Nomor: 800/6012/OTDA.

 “Surat tersebut berisi rekomendasi berdasarkan penilaian Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang menyebut adanya pelanggaran berat yang dilakukan ke 15 Sekcam tersebut,” Kata Aang.

Lebih Jauh Aang mengutarakan, Ada pelanggaran disiplin berat yang dilakukan ke 15 Sekcam itu, ya sanksinya berdasarkan PP 53/2010 tentang Disiplin ASN, setidaknya ada lima jenis hukuman berat yang diberikan kepada ASN yang melanggar UU 5/2014 tentang ASN. Diantaranya, penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun.

Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN, dan pembentian tidak dengan hormat sebagai ASN.

dilakukan pemecatan sebagaimana hasil penilaian dari KASN yang menjadikan dasar rekomendasi.

Sebelumnya 15 Sekcam ini sempat menduduki jabatan Camat saat Walikota Makassar masih dijabat oleh Moh Ramdhan Pomanto.

Namun, setelah Penjabat (Pj) Walikota Makassar Iqbal Suaeb menjabat, ke 15 orang ini dikembalikan ke jabatan semula menjadi Sekcam.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru