oleh

KODI DKI Jakarta Gelar Sarasehan Tentang  Pengembangan Kehidupan Keagamaan di Perkantoran

Jakarta, Kicaunews.com – Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta selenggarakan sarasehan lembaga dakwah perkantoran dengan topik pembahasan “Potensi dan Tantangan Pengembangan Kehidupan Keagamaan di Perkantoran, Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Menurut KH. Samsul Maarif selaku Sekretaris KODI DKI Jakarta bahwa Perkembangan keagamaan di perkantoran dari tahun ketahun makin meningkat, ia berharap agar pengajian diperkantoran itu bisa tersistem dengan management yang baik tidak asal-asalan, kemudian tema-tema pokok, harus ada silabus yang sudah tersusun rapi

”Perkembangan keagamaan di perkantoran dari tahun ketahun makin meningkat, kita berharap agar pengajian diperkantoran itu bisa tersistem dengan management yang baik tidak asal-asalan, kemudian tema-tema pokok, dan harus ada silabus yang sudah tersusun rapi sehingga tidak terjadi ada persamaan tema”, ungkap KH. Samsul Maarif

Kemudian menurut Ketua KODI DKI Jakarta, KH. Jamaluddin F. Hasyim memaparkan bahwa isu radikalisme yang berkembnag di masjid-masjid perkantoran hendaknya kita taangkis dengan karya tidak cukup dengan kata-kata namun dengan karya.

“Isu radikalisme yang berkembang hendaknya kita tangkis dengan karya tidak cukup dengan kata-kata namun dengan karya, jangan kita tutupi pernyataan yang ingin mengganti sistem negara,, ini bukan tidak ada, DKM dan kita semua sepakat untuk mengawasi supaya itu tidak terjadi”, terang Ketua KODI DKI saat memberikan materi

Adapun menurut Prof. Dr. Amany Burhanudin Umar Lubis, sebagai pemateri kedua memaparkan bahwa dengan tantangan zaman yang dihadapi hari ini dengan kecanggihan tekhnologi informasi, kita bisa jadi modern tapi harus ada batasnya jangan sampai menjadi hedonis (cinta dunia),

“Tantangan zaman yang kita hadapi hari ini dengan kecanggihan tekhnologi informasi kiita bisa jadi modern tapi harus ada batasnya jangan sampai menjadi hedonis (cinta dunia), tanamkan adalah memperkuat iman anak mudanya, kemudian moderasi beragama bisa diterapkan di masing-masing institusi”, terang Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini

Baca juga :  3 Pilar,Polsek Cipondoh, Koramil 01/Tgr, dan Trantib Kec Cipondoh gelar operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Polsek Cipondoh

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa perlu adanya peningkatan profesionalitas di diperkantoran dengan peningkatan al itqan, al irfan, dan ihsan sehingga bisa meningkatkan pengembangan internal dan pembangunan karakter kelembagaan

Dan dalam hal ini Aceng Zaini selaku Kabag keagamaan Biro Dikmental DKI Jakarta, sangat mendukunng program-program yang sudah dilaksanaka oleh KODI DKI dalam pengembangan dakwah

“Kami mengapresiasi program-program KODI DKI dalam mengembangkan dakwahnya bukan hanya di lapas, tapi juga dirumah sakit dan di rusun-rusun, kita akan berikan dukungan sampai benar-benar eksis ini merupakan kinerja keras KODI DKI yang terus menyebarkan sampai ke masyarakat-masyarakat, Biro Dikmental sangat mendukung untuk eksis di masyarakat supaya maju kotanya bahagia warganya”, ungkap Kabag keagamaan Biro Dikmental saat memberikan sambutannya.

Kegiatan Sarasehan Lembaga Dakwah Perkantoran ini diawali dengan pembukaan dan pemaparan dari KODI DKI Jakarta, perwakilan Biro Dikmental DKI Jakarta, dan dilanjutkan dengan diskusi publik, dengan pemateri Ketua KODI DKI Jakarta, KH. Jamaluddin F. Hasyim dan Prof. Dr. Amany Burhanudin Umar Lubis, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan dihadiri oleh perwakilan dari Masjid-masjid perkantoran dilingkungan pemerintah DKI Jakarta, Masjid-masjid BUMD DKI Jakarta, Masjid Astra, Masjid Kementerian, kemudian dari Forum Silaturrami Ta’mir Masjid (FSTM) Kementerian dan BUMN, FORSINTA (Forum Silaturrahmi Masjid Jakarta). (Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru