oleh

Diduga Proyek Ratusan Juta Tanpa Papan Proyek

Demak, Kicaunews.com – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

Proyek dari anggaran pemerintah ini diharapkan Pembangunan berjalan dengan ketransparan tapi yang terjadi justru para panitia bermain petak umpet dengan masyarakat, pamsimas yang di bangun dengan anggaran senilai 350 juta tanpa di pasang papan nama, sehingga tidak diketahui, kapan mulainya dan kapan selesainya, anggaran dari mana.

Seperti temuan tim media ini di Dusun Ngablak Sari rt 2 rw 8, Desa Sayung, kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Selasa (19/11/2019). Karena tanpa papan nama ini menimbulkan kecurigaan, ada apa proyek senilai ratusan milyar tidak ada keterbukaan dengan memasang papan nama.

Priyono selaku Rw ngablak sari saat akan di konfirmasi menghindar, Dol khalim saat di konfirmasi terkait panitia meminta iuran warga masing masing Rp. 1 juta sejumlah 14 warga Dol Khalim mengatakan kalau uang tersebut untuk pelatihan Pamsimas, “Uang itu untuk pelatihan Pamsimas bu” katanya.

Munawir Kades Sayung saat di konfirmasi mengatakan kalau itu hanya kesalahan teknis dari cv nya karena belum di pasang papan nama, “Itu hanya kesalahan teknis aja bu, dari CV nya” ujar Munawir membela diri.

Tapi anehnya kesalahan teknis bangunannya sudah mencapai 40 persen, selama itu pembangunan di katakan salah teknis.

Padahal pembangunan Pamsimas ini menurut informasi di lapangan proyek mulai dari awal oktober sampai sekarang belum selesai tukang yang mengerjakan hanya tiga orang lantas kapan selesainya bangunan itu. (Viosari/tim)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru