oleh

Mahasiswa PSPA UII Lakukan Promosi TOSS TB di Dukuh Candi Winangun Sleman

YOGYAKARTA, Kicaunews.com – Berdasarkan data yang didapatkan dari Kemenkes RI tahun 2016, disebutkan bahwa Indonesia berada pada peringkat ke-2 setelah India dengan penderita penyakit TB (Tuberkulosis) tertinggi di dunia.

Kemenkes RI melalui GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) telah mencanangkan program TOSS TB (Temukan TBC, Obati Sampai Sembuh). Program ini bertujuan agar masyarakat sadar akan bahaya penyakit TB dan bisa mengurangi penderita penyakit TB yang ada di seluruh Indonesia.

Sejumlah mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dari Kelompok Tutorial J yang berjumlah 8 mahasiswa yang terdiri dari Sintaresmi Kusumah Wardani, Firda Shafira Nurfadila, Afifah Hasna, Cynthia Wulandari, Mia Pingky, Khairunnisak, Muhammad Lutfian, dan Indira Al Fiansy melakukan kegiatan Promosi Kesehatan mengenai TOSS TB di daerah Dukuh Candi Winangun Desa Sardonohardjo Yogyakarta.

Promosi kesehatan ini sekaligus mendukung program Pemerintah dan juga telah di dukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Promosi Kesehatan ini dilakukan melalui kegiatan penyuluhan maupun pendampingan door to door mengenai TOSS TB.

Kegiatan diawali dengan melakukan survei pada warga setempat mengenai pengetahuan Penyakit TB. Hasil survei menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat RT 03 Dukuh Candi Winangun belum mengetahui bahaya dan pencegahan Penyakit TB. Oleh karena itu, dilakukan penyuluhan yang berisi penjelasan terkait penyebab Penyakit TB, penjelasan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cara pencegahan Penyakit TB, gejala penderita Penyakit TB, serta penularan Penyakit TB.

Beberapa hal yang dapat mencegah Penyakit TB, adalah menjemur alas tidur agar tidak lembab, membuka jendela atau pintu rumah agar senantiasa mendapatkan udara yang segar dan sinar matahari cukup, olahraga teratur, imunisasi bcg pada anak, makan makanan bergizi serta tidak merokok.

Baca juga :  Pembatas Jalan Pantura Jatibarang Karangampel Rusak Parah

Gejala yang dialami oleh pasien TB yaitu batuk berdahak lebih dari 2 minggu. Selain itu, penularan TB terjadi melalui udara dari percikan dahak pasien TB yang batuk tanpa menutup mulut. Ketika udara yang mengandung kuman TB terhirup, maka kemungkinan kita bisa terkena TB. Saya sangat senang apabila dilakukan program kesehatan TB di RT ini.

Harapannya, warga di RT ini menjadi lebih tahu dan sadar bahaya penyakit TB serta mampu menjaga kebersihan lingkungan ujar Bapak Marino, selaku ketua RT 03 di Dukuh Candi Winangun, Sabtu (16/11/2019).

Penyakit TB sendiri bukan merupakan penyakit keturunan dan bisa disembuhkan, Selain itu, pengobatan Penyakit TB di Puskesmas dibiayai oleh pemerintah sehingga tidak perlu khawatir akan besarnya biaya yang dikeluarkan Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan diri dan lingkungan serta mendukung Program Pemerintah yaitu Indonesia Bebas TB 2050 ungkap Sintaresmi Kusuma Wardani bersama Afifah Hasna selaku Narasumber Promosi Kesehatan TOSS TB. (Red/Yat)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru