oleh

Kontrakator Proyek Jaling di Desa Jatimulya Diduga Asal – Asalan

Tambun Selatan, Kicaunews.com – Pengerjaan proyek pengecoran di Kampung Legon, Jatimulya diduga kontraktornya menyalahi ketentuan spesifikasi standart RAB jalan lingkungan (Jaling).

Saat dipantau di lokasi proyek ketebalan coran hamya berkisar 7 – 9 cm padahal seharusnya tebalnya 15 cm. Lebih parahnya lagi tidak adanya papan proyek sehingga masyarakat tidak mengetahui jumlah anggaran APBD Kab.Bekasi dan nama kontraktornya.

Pengerjaan proyek Jalin di Rt03/03 tersebut pengerjaannya terlihat asal – asalan lantaran lapisan coran hanya dilapisi plastik hanya di kanan kiri jalan.” Tapi ditengah – tengahnya tidak dilapisi plastik,” ungkap Eka salah satu warga.

Pihak konsultan bernama Justin di lokasi proyek saat disinggung soal ketebalan coran hanya 7 – 9 cm saja, dia hanya berkomentar pengecekannya tunggu saat dilakukan core drill.

“Kita akan lakukan pengecekan saat peng core drillan saja, kita akan lihat kebenarannya,” dalihnya.

Sementara Eka tetap meminta kontraktor untuk jujur dalam menjalankan amanah rakyat karena proyek jaling ini menggunakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. ” Pengawas Dinas PUPR Kab Bekasi harusnya bekerja maksimal, jangan nanti kualitas jalan mudah rusak dan rakyat yang dirugikan,” katanya kesal.

Eka pun berharap Dinas PUPR harus memberikan sangsi tegas ke para kontraktor yang “nakal” yang diduga adanya konspirasi dengan pihak – pihak terkait dalam kasus seperti ini. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru