oleh

Komitmen Ketua PRABU Ajak Hijaukan TPA Burangkeng Bersama Pemuda dan Pelajar

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Persatuan Remaja Burangkeng Peduli Lingkungan (PRABU) mendukung rencana kegiatan penghijauan di sekitar TPA Burangkeng Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi pada Minggu, 17 November 2019 yang akan datang.

Aktivitas ini digagas oleh SMAN 86 Jakarta, Kawali Jabar, Karang Taruna, Aliansi Ormas Kabupaten Bekasi, Jajaka Nusantara, warga sekitar Burangkeng sebagai upaya melestarikan lingkungan hidup.

Hal tersebut disampaikan Ketua PRABU, Carsa Hamdani, yang kerap disapa Bang Karsa dalam pertemuan dengan sejumlah pemuda dan pengurus Karang Taruna di Desa Burangkeng, Kamis (14/11/2019).

Ia sudah beberapa kali mengadakan pertemuan untuk menyukseskan rencana tersebut dan seringkali menyemangati para pemuda agar peduli dan berpartisipasi penuh pada kegiatan penanaman pohon tersebut.

Ketua PRABU merupakan pemuda kelahiran 25 April 1986 asal Desa Burangkeng terpanggil hatinya ikut melestarikan lingkungan hidup dan membenahi pengelolaan sampah di desanya.

Ia sudah beberapa tahun terlibat dalam berbagai kegiatan di desanya, seperti kebersihan dan sanitasi, perbaikan drainase, perbaikan jalan menuju TPA Burangkeng,  pengelolaan sampah, kegiatan kepemudaan dan olah raga dan lain – lain.

Berbagai aktivitas itu yang memperkuat niat dan tekadnya untuk memperbaiki lingkungan hidup di desanya.
“Sebagai warga Burangkeng kita harus peduli. Kita harus menanam pohon sebanyak-banyaknya, kan daerah kita berdekatan langsung dengan TPA Burangkeng. Pohon akan berguna untuk pengendalian udara”, ujar Carsa.

“Semakin banyak pohon udara akan semakin sejuk dan indah. Burangkeng akan menghijau,” tambahnya.

Rencana penanaman pohon ini merupakan  dukungan pemuda terhadap ajakan pemerintah. Juga sebagai upaya membangun kesadaran dan gerakan tanam pohon sebanyak-banyaknya.

Carsa pun melakukan pendekatan pada pengelola TPA Burangkeng. Ia bersama rekan-rekannya dan Karang Taruna meminta agar sampah di TPA tersebut ditata dan di-cover-soil, pembuatan dan renovasi drainase, perbaikan jalan-jalan operasional TPA, pembenahan dan pengoperasian IPAS, perluasan lahan TPA, pengolahan sampah di TPA, pembuatan pagar hijau dan penghijauan sekeliling TPA Burangkeng, dan lain – lain.

Baca juga :  Wujudkan Keseriusan, JOIN Indramayu Gelar Rapat untuk Persiapan dan Pengukuhan Pengurus DPD Indramayu

“Para pemuda Burangkeng semakin sadar, pikirannya semakin terbuka, bahwa wilayah mereka akan berkembang pesat menjadi kota karena adanya pembangunan dua jalan tol. Kemudian akan tumbuh berbagai sektor pembangunan, industrialisasi dan jasa modern. Maka mereka harus mempersiapkan diri menghadapi tatangan tersebut,” bebernya.

Oleh karena itu Carsa dan teman-temannya membentuk PRABU, yang didampingi oleh sejumlah aktivis daerah dan nasional, seperti Koalisi KAWALI Indonesia Lestari, Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Indonesia (KPPLI),  Koalisi Persampahan Nasional (KPNAS), Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI) dan lain – lain.

PRABU harus bersiap diri menghadapi perubahan-perubahan sosial budaya, ekonomi, lingkungan hidup dan persampahan.

PRABU bersama Carsa kini sudah menjadi networking lembaga lingkungan dan persampahan tingkat daerah dan nasional. Sehingga komitmen dan integritasnya harus menjadi gerakan daerah dan nasional.

Meskipun gerakan lingkungan berasal dari Desa Burangjeng, yang sama persis namanya dengan TPA Burangkeng.

Untuk memperbanyak pengetahuan tentang kebijakan dan peraturan perundangan, Carsa dan kawan-kawannya semakin tekun membaca UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Sampah, UU No. 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Juga terlibat aktif dalam diskusi-diskusi dan pertemuan rutin membahas tentang advokasi pengelolaan lingkungan dan sampah yang difasilitasi oleh KPNAS dan APPI. Selain itu ia sekarang sedang studi pada fakultas hukum universitas swasta. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru