oleh

DPC Jajaka Nusantara Tamsel: Himbau Tumbuhnya Bunga Langka Jangan Dimanfaatkan Untuk Kepentingan Pribadi

Tambun Selatan, Kicaunews.com – Keberadaan tanaman bunga langka atau  bunga bangkai yang tumbuh di kebun warga Kampung Pulo RT 04/RW 35 Desa Sumberjaya jangan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Himbauan Ketua DPC Jajaka Nusantara Tambun Selatan Achmad Muhari diungkapkan ketika meluhat adanya sumbangan dari warga yang datang berkunjung untuk sekedar melihat keunikan bnga langka tersebut.

“Lebih baik dana tersebut dimanfaatkan untuk membangun pagar pembatas dan atap agar bunga langka dan unik tersebut tidak rusak,” ungkap Achmad Muhari, Rabu (13/11/2019).

Achmad Muhari pun menyarankan agar pemilik kebun tempat bunga bangkai itu tumbuh untuk berkoordinasi dengan Rt/Rw dan Kepala Desa Sumberjaya agar bisa di musyawarahkan bagaimana solusinya agar bunga langka ini tetap lestari dan terawat.

“Inikan bunga langka dan unik tidak bisa tumbuh disembrang tempat, biasanya tumbuh di hutan atau gunung yang udaranya lembab. Ini malah tumbuh di pemukiman warga dengan suhu alam yang panas inikan aneh ya,” terangnya.

Untuk itu Acmad Muhari mengharapkan agar warga dan karang taruna nya lebih proaktif agar keberadaan bunga bangkai itu membawa manfaat untuk warga sekitar caranya dengan menyumbangkan dana yang sudah twrkumpul dari sumbangan pengunjung bisa dimanfaatkan untuk warga dhuafa atau anak yatim di sekitar kampung Pulo.

“Sehingga bisa bermanfaat untuk kemaslahatan warga tak mampu, jika dana yang terkumpul nilainya besar,” harap Ketua Jajaka Nusantara Tamsel ini mengingatkan.

Sebelumnya berdasarkan pengakuan pemilik kebun, Nurali dirinya tidak tahu asal muasal bunga bangkai itu tumbuh di kebunnya. Bahkan dirinya sendiri mengaku tak pernah menanam suweg, kecuali kunyit, ganyong, dan beberapa tumbuhan lainnya.

“Awalnya mah cuma kuncup doang, terus beberapa hari kemudian megar, saya antepin aja. Saya tutupin, saya liatin tiap hari. Saya gak tau itu bunga bangkai,” jelas Nurali kepada wartawan.

Baca juga :  Bina Model Cantik, Rumah Media Siapkan Trisa Mutiarafitri Jadi Yang Terbaik

Dikatakannya, sekitar 15 hari kemudian baru terlihat bahwa yang tumbuh di kebun miliknya tersebut adalah bunga bangkai yang mulai merekah dan menarik perhatian warga setempat seperti saat ini.

Area bunga bangkai itu saat ini dipagari kayu dan tersedia kardus untuk meletakkan uang bagi warga yang menonton. Lampu juga terpasang agar dapat dilihat pada malam hari.

Pengamatan dilokasi, bunga bangkai itu baru tumbuh sekitar 8-10 centimeter, dan belum mengeluarkan aroma bau busuk dari bunga tersebut. (sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru