oleh

Di Duga Mutasi ASN Tanpa Prosedur, Pemkot Kupang Dipanggil KASN

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Adanya Mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dilingkungan Pemerintah Kota Kupang menjadi perhatian serius Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia.

Pasalnya, beberapa Mutasi yang dilakukan Pemkot Kupang diduga banyak yang melanggar prosedur.

Surat KASN yang ditujukan langsung ke Walikota Kupang sebagai Pejabat pembina Kepegawaian bernomor UND-409/KASN/11/2019 tertanggal 6 November 2019 Lalu dengan perihal Permintaan Klarifikasi pun akhirnya dilayangkan.

Tidak hanya itu, rencananya Pada siang ini pun, Selasa (12/11) pukul 13.00 waktu Jakarta telah diagendakan untuk klarifikasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas dugaan pelanggaran terhadap prosedur mutasi pegawai ASN yang diduga melanggar sejumlah aturan tentang Manajemen pegawai ASN dan Manajemen Sistem Merit dalam hal melakukan mutasi ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Dalam Surat tersebut, KASN meminta Wali Kota Kupang untuk menghadirkan Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang, guna memberikan penjelasan/ klarifikasi atas dugaan pelanggaran prosedur mutasi tersebut.

Tidak hanya itu, Dalam Surat KASN yang menegaskan agar ketiga pejabat ASN Kota Kupang yang akan didengarkan keterangan dalam agenda pemeriksaan yang dipimpin Asisten Komisioner Bidang Pengaduan dan Penyelidikan KASN, wajib hadir dan tidak dapat diwakilkan, serta membawa semua dokumen terkait mutasi yang telah dilakukan oleh pemerintah kota kupang, sebagaimana yang telah dilaporkan pelapor.

Untuk diketahui, dalam laporan dugaan pelanggaran mutasi tanpa prosedur yang disampaikan oleh pelapor menyebutkan beberapa poin diantaranya: Surat Keputusan (SK) pemberhentian dan pengangkatan pejabat ASN yang diterbitkan oleh Wali Kota Kupang menimbulkan kerancuan, dimana dalam SK Nomor: BKPPD.821/922/D/V/2019 ditandatangani oleh Pejabat Sekretaris Daerah untuk jabatan baru, sementara disaat bertepatan juga Wakil Walikota Kupang menerbitkan Surat Pernyataan Pelantikan Nomor: PKPPD/821/923.a/D/VI/2019 atas pejabat ASN pada jabatan baru itu tidak sesuai dengan jabatan yang telah diangkat berdasarkan SK Wali Kota Kupang.

Baca juga :  Polsek Bojongloa Kidul Polrestabes Bandung, Pelayanan Pengaturan Lalu Lintas di 12 Titik Ruas Jalan

Selain itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang atas nama Yoseph Rera Beka yang ikut mengusulkan dan menandatangani SK mutasi tersebut disebutkan telah melampaui masa jabatannya sebagai Penjabat, dimana saat menandatangani SK tersebut, Yoseph Rera Beka dalam statusnya sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Kupang.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru