oleh

Warga Protes Perusahaan Produksi Karton, Debu dan Asapnya Bikin Polusi Udara Bertahun Tahun

Cikarang Barat, Kicaunews.com– Warga Jalan Jarakosta Desa Sukadanau, Cikarang Barat keluhkan asap dan debu pembakaran batubara yang merupakan salah satu bahan bakar sebuah pabrik pembuatan karton yang mengganggu pernafasan warga dan kotor rumah warga.

Menurut Nur (30) salah satu warga Kampung Kebon Kelapa Rt06/04 mengungkapkan jika warga yang tinggal berdempetan persis rumahnya dengan dinding pembatas pabrik PT DCK tidak pernah mendapatkan kompensasi akibat dampak polusi yang dirasakan aarga selama bertahun – tahun.

“Warga sudah sering protes dan mendatangi pabrik tapi tidak ada tanggapan yang jelas terhadap kerugian warga, ” ucapnya kesal.

Selain debu dan asap yang mengeluarkan bau yang tajam sampai menyesakkan nafas, warga juga tergadnggu dengan suara berisik aktivitas pabrik yang bekerja tiap hari dengan shif pagi, siang dan malam.

“Terkadang kami tak bisa tidur karena berisik suara pabrik,” ujarnya.

Warga pun berkeinginan agar pihak perusahaan PT DCK untuk peduli dengan dampak lingkungan dari usahanya yang mengakibatkan warga merasakan penderitaannya.

“Air limbahnya juga berbau dan hitam pernah perusahaan memberikan air bersih tapi sudah lama tidak ada lagi,” tutur Nur.

Baru – baru ini warga yang didominasi ibu – ibu datang ke perusahan untuk protes namun saampai sekarang tidak ada tindakan dan respon dari PT DCK, ucap Entin dan Puji emak – emak yang belum lama ini mendatangi perusahaan.

Setelah mendapatkan informasi dari warga tersebut lalu wartawan HS mencoba mengkonfirmasi ke pihak perusahaan PT DCK untuk meminta tanggapannya terkait protes warga yang merasa dirugikan akibat polusi yang diakibatkan oleh bau asap dan debu saisa pembakaran batu bara.

Namun pihak security PT DCK tidak mengijinkan wartawan untuk bertemu dengan Pimpinan HRD nya dengan alasan sedang rapat dan wartawan akan dihubungi lagi oleh pihak PT DCK. (Sofie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru