oleh

Hasil Survei, Dari Politisi Sampai Birokrat Ramaikan Pilkada Konsel 2020

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Menjelang Pilkada serentak tahun 2020 yang sebentar lagi digelar, khususnya Kabupaten Konawe Selatan beberapa tim survei Sudah merilis tingkat popularitas bakal calon di media berita online nasional dan daerah pada rentang 27 Oktober – 1 November 2019.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Kamis, 7/11/2019, Tim Litbang DATASATU.com telah melakukan survei popularitas Bakal Calon Kepala Daerah Konawe Selatan. Survei dilakukan dengan melihat Berdasarkan hasil survei media online tersebut, didapatkan 7 (tujuh) bakal calon kepala daerah terpopuler di media berita online.

Hasil survei popularitas bakal calon Kepala Daerah Konawe Selatan menghasilkan 7 bakal calon terpopuler di media berita online, sebagai berikut:

1. Surunuddin Dangga

yang saat ini menjabat Bupati Konawe Selatan mendapatkan popularitas tertinggi yakni 35%. Surunuddin Dangga mendapatkan popularitas tertinggi karena saat ini sebagai petahana yang tentu sudah banyak dikenal masyarakat selama 5 tahun ini menjabat. Faktor pengungkit lainnya, Suruddin sering menghadiri undangan-undangan dari masyarakat, sehingga masyarakat banyak mengenal petahana ini. 

2. Muh. Endang

yang saat ini menjabat ketua DPD Partai Demokrat Kab. Konawe Selatan mendapatkan popularitas kedua sebesar 20.3%. Faktor pengungkit tingkat popularitas Muh. Endang adalah pesaing kuat Surunuddin Dangga memiliki suara terbanyak nomor 2 di Pilkada Konawe Selatan periode lalu. 

3. Irham Kalenggo

yang saat ini menjabat Ketua DPRD Konawe Selatan mendapatkan popularitas sebesar 19.25%. Faktor pengungkit tingkat popularitas Irham Kalenggo adalah telah mencuri start terlebih dahulu dibanding calon lain. Hal ini dibuktikan dengan baliho dengan tagelain “anak daerah” yang menggambarkan dirinya di hampir setiap sudut desa, sehingga media banyak yang meliputnya.

4. Arsalim Arifin

yang saat ini menjabat Wakil Bupati Konawe Selatan mendapat popularitas sebesar 12,2%. Faktor pengungkit tingkat popularitas Arsalim Arifin adalah dari menjadi Wakil Bupati Konawe Selatan selama 5 tahun ini. 

5. Rasyid

yang saat ini menjadi anggota DPRD Konawe Selatan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mendapat popularitas sebesar 5.25%. Faktor pengungkit tingkat popularitas Rasyid adalah jabatan Rasyid sebagai wakil rakyat di DPRD Konawe Selatan dan sekaligus representatif figur dari kalangan islamis modernis. 

6. Adi Yusuf Tamburaka

yang saat ini seorang Birokrat di Instansi Pusat, mendapatkan popularitas sebesar 5%. Adi Yusuf T merupakan satu satunya bakal calon yang berlatar belakang birokrat. Adi Yusuf T bisa dianggap sebagai calon yang mengerti persoalan tata kelola pemerintahan dan sebagai jalan keluar bagi Konsel dari tata kelola pemerintahan yang belakangan ini menuai kritik dari beberapa pihak. 

7. Ade Wahyu Pratama

yang saat ini menjadi kader muda Gerindra mendapat popularitas sebesar 3%. Faktor pengungkit tingkat popularitas Ade Wahyu adalah satu-satunya sosok milenial dan juga sebagai pengusaha muda, sehingga ada harapan masyarakat untuk memperbaiki perekonomian masyarakat Konawe Selatan, terutama menggalakan sektor ekonomi kreatif. 

Berdasarkan survei media online diatas, dapat dianalisa bahwa saat ini calon yang paling populer adalah (1) Surunudin Dangga; (2) Muh. Endang; (3) Irham Kalenggo sebagai 3 nama yang memiliki tingkat popularitas tertinggi. Keunggulan Surunudin Dangga dianggap wajar karena sebagai petahana yang sudah menjabat selama 5 tahun terakhir. Hal ini juga berlaku bagi keunggulan Muh Endang yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, tentu sudah banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat, ditambah Muh Endang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Demokrat Konsel. 

Hal yang perlu diperhatikan dari hasil survey dan analisa media online oleh Litbang DATASATU.com ini adalah munculnya tokoh tokoh lain diluar nama mainstream diatas. 

Seperti kemunculan nama Rasyid sebagai Anggota DPRD PKS dari Konsel dan Adi Yusuf Tamburaka yang merupakan birokrat di Instansi Pusat. Isu yang muncul di masyarakat selain pada kurang baiknya pembangunan infrastruktur, kurangnya lapangan pekerjaan, juga isu tata kelola pemerintahan yang belum optimal dilakukan perlu menjadi perhatian tersendiri. 

Kemunculan tokoh di luar politisi yang ada saat ini nampaknya perlu bagi kemajuan Konawe Selatan. Tokoh alternatif dan berpengalaman di birokrasi seperti Adi Yusuf Tamburaka nampaknya bisa menjadi gelombang pemecah bagi penataan birokrasi di Konsel.

(Red/Siaran Pers)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru