oleh

Polemik Ormas Tuntut Kelola Parkir Walikota Akui Ada Surat Mandat Tapi Sudah Kadaluarsa

Kota Bekasi, Kicaunewas.com – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengakui jika Pemkot Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengeluarkan surat mandat ke Ormas untuk mengkoordinir juru parkir yang memunggut uang parkir di sejumlah titik parkir di Kota Bekasi.

Namun Rahmat Effendi menegaskan surat mandat tersebut sudah kadaluarsa masa berlakunya yang hanya berlaku satu bulan sekali.

“Surat tugas itu biasanya, menugaskan seseorang atau lembaga, dan berlaku sampai satu bulan, makanya dilihat dulu kemarin surat tugasnya berlaku atau tidak? kalau sudah tidak berlaku maka surat itu hanyalah kertas yang tidak ada manfaatnya,” ungkap Walikota.

Jadi kata Rahmat Effendi jika surat mandat sudah habis, jangan menyebut itu surat mandat jika periodenya habis.” Pemerintah memberikan mandat dan tugas sudah jelas tentu ada batasnya,” kata Walikota Bekasi saat temui wartawan di Pendopo Walikota Bekasi pada Selasa (05/11/2019)

Pemberitaan soal surat mandat tersebut mencuat saat viralnya video Aliansi Ormas Kota Bekasi yang demo menuntut kepada pengusaha retail untuk memberikan hak pengelolaan lahan parkir minimarket di kota Bekasi.

Opini pun berkembang banyak netizen yang menuding aksi sejumlah Ormas tersebut justru membuat tidak nyamannya pengusaha retail untuk berinvestasi bahkan ada yang menyebut Kota Bekasi sebagai Kota Preman.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi akhirnya menggelar konferensi pers dan mengatakan permasalahan tersebut sudah dapat diselesaikan dengan pihak Indomart sebagai pengusaha.

“Kita sudah kaji dari berbagai sisi aturan, bahkan tadi kita sudah selesaikam sebenarnya, dari posisi pemberdayaan adalah beliau akan melakukan peningkatan sebuah proses pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ingin kita lakukan bersama pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan Walikota Bekasi, potensi pajak dan retribusi yang terlihat pada minimarket akan dikelola oleh Pemerintah daerah. Walikota Juga tidak menampik adanya kerjasama dalam pemungutan pajak dengan pihak lain walaupun tidak secara spesifik pihak lain mana yang ia maksud.

Baca juga :  Kapolsek Cisauk AKP Roland Viktir. A Hutajulu menghadiri Kegiatan Konser Amal Santunan Anak Yatim Piatu dan Milad CBL Music Entery Ke-3

“Kalau potensinya, ini lebih domain kepada wajib pajak langsung kepada pemerintah kota tapi ada proses pemberdayaan yang harus dikerjasamakan dengan teman-teman dalam kerangka untuk membangun kota Bekasi,” kata Pepen panggilan akrab Walikota Bekasi.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari Retail juga memberikan tanggapannya terkait dengan pajak yang akan ditetapkan oleh pemerintah kota Bekasi.

“Hari ini pak wali sudah menyampaikan, apapun yang dilakukan oleh pemerintah kota adalah sesuai dengan aturan yang berlaku, karena di dalam aturan sudah ada undang-undang di atasnya dan juga nanti ada perwalnya dan tidak ada niat sekecil apapun dari pak wali untuk melanggar aturan yang ada,” kata Santoso, perwakilan dari Retail.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Indarto menyampaikan bahwa polisi juga akan menyelidiki lebih lanjut jika ada unsur pidana di dalam permasalahan tersebut, namun, dikatakan Indarto bahwa permasalahan yang sempat viral tersebut sudah menemui titik temu.

“Sampai saat ini kondisi kota Bekasi tetap aman dan kondusif bagi para investor yang ingin datang ke kota Bekasi, kalau kemarin ada kondisi yang seperti itu, nyatanya realitanya kondisi aman, intinya kami memang melakukan investigasi, lidik apakah perbuatan itu ada unsur pidana apa tidak, kalau ada tentu nanti ada mekanismenya,” ujarnya.

Diketahui, Ormas yang sempat menemui pihak pengusaha berbekal surat tugas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah. Namun, surat tersebut diketahui telah kadaluarsa.

“Kalau sudah habis masa berlaku surat itu tapi masih dia gunakan, artinya ada sesuatu dia lakukan itu berarti melanggar,” tandasnya. (Sofie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru