banner 728x250

Jelang Kongres PSSI, PAPSI Menduga Keterlibatan Oknum Polisi Mengkampanyekan Iwan Bule Sebagai Calon Ketua

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, Kicaunews.com – Dugaan Oknum Polisi Kampanyekan Iwan Bule Calon Ketua PSSI, PAPSI Menggugat Dan menggelar konferensi pers, Sabtu (02/11/2019). Komjend Pol Moch. Iriawan (Iwan Bule) bersama beberapa Tim Kampanye Pencalonan Ketua PSSI.

Jelang Kongres PSSI yang direncanakan tanggal 02 November 2019 di Hotel Shangri-la Jakarta, Pergerakan Aktivis Peduli Sepakbola Indonesia (PAPSI) menggelar konferensi pers dikawasan Jakarta Pusat.

banner 336x280

Dalam konferensi tersebut hadir beberapa simpul gerakan delegasi pemuda, mahasiswa, pelajar dan kelompok suporter sepakbola yang berdomisili di Jabodetabek, adapun grand issue “SEPAKBOLA MAJU TANPA MAFIA #FAIRPLAY” dengan 3 point tuntutan utama PAPSI antara lain :

1. Boikot Kongres PSSI yang dianggap Cacat Prosedural.

2. Tolak calon ketua PSSI yang Non Prestasi di dunia persepakbolaan Nasional

3. Usut tuntas & Adili dugaan oknum-oknum kepolisian yang terlibat kampanyekan Moch. Iriawan (IWAN BULE) sebagai calon ketua PSSI.

Hal itu disampaikan langsung oleh Imaduddin Selaku Kordinator PAPSI, Melihat kondisi carut marutnya persepakbolaan nasional yang tak kunjung usai, Mafia dimana-mana, ditambah polemik settingan percepatan Kongres PSSI kami nilai terkesan dipaksakan, memicu potensi adanya (Kartel Lama) dan Money Politic pada momentum kongres ini.

“Belum lagi disebabkan cacat secara prosedural (distribusi undangan lambat, tidak adanya sosialisasi tata cara pemilihan, dan non debat resmi terbuka) serta inkonsitensi terhadap intruksi FIFA untuk pelaksanaan pada tanggal Januari 2020, maka timbul tanda tanya besar KONGRES UNTUK APA dan KEPENTINGAN SIAPA??”. Ungkapnya.

Saat dijumpai tim redaksi, beliau menambahkan STOP Politisasi kotor didunia sepakbola, Menpora baru bapak Zainuddin Amali harus bersikap, animo dan harapan masyarakat begitu tinggi akan masa depan cabang olahraga yang mempersatukan ini, maka selayaknya para calon kandidat ketua umum PSSI harus dari kalangan profesional dan punya track record pengaruh/prestasi dibidang sepakbola, undangan kongres seharusnya disebar ke voters minimal H-7.

Baca juga :  Unit Patroli Sat Sabhara Polres Ciamis Laksanakan Kegiatan Patroli Dialogis

“Kemudian debat secara terbuka mesti tetap dilaksanakan sesuai agenda resmi PSSI sebelumnya agar masyarakat bisa kenal lebih dekat calon nahkoda, jika tidak diindahkan maka harga mati untuk kita boikot kongres PSSI dan mendesak penundaan hingga layak secara prosedural serta mengedepankan asas jurdil (fairplay),” tambahnya.

Hal senada disampaikan Heri selaku Jenderal Lapangan “Surat pemberitahuan aksi telah masuk di Polda Metro, Komitmen kami tetap mengawal Persepakbolaan yang bersih dan sehat, bahkan bahan temuan kami menduga ada oknum kepolisian yang terlibat dalam mengkampanyekan Komjendpol Moch. Iriawan (IWAN BULE) sebagai calon ketua PSSI, ini harus diusut tuntas, diberi sanksi dan apabila demikian benar maka menjadi tanda tanya besar mengapa IWAN BULE terkesan membiarkan oknum tersebut turut mengkampanyekan dirinya.

“Terakhir kami menantang tim Satgas Antimafia dengan tegas membongkar secara massif seluruh kasus Mafia tanpa pandang bulu dan berani melakukan OTT jika ditemukan ada Money Politic dalam prosesi pemilihan (ketua, wakil, Exco) pada kongres PSSI yang terkesan cacat prosedural ini,” Tegasnya.

Sebelum berita ini diterbitkan, diketahui sebelumnya bahwa ada 9 calon ketua umum yang deklarasi dan mengundurkan diri karena menganggap tidak sehatnya prosesi kongres, berat sebelah (menguntungkan salah satu kandidat). Hal itu menjadi penguat PAPSI akan melakukan aksi demonstrasi (boikot) pada saat pembukaan kongres PSSI, 02 November 2019.

“Kami tidak berafiliasi dengan kandidat siapapun, murni gerakan jihad sosial dan mengajak seluruh elemen masyarakat yang peduli masa depan sepakbola nasional untuk bergabung dalam aksi boikot kongres PSSI untuk ditunda, bersihkan mafia hingga akarnya, dan profesionalisme diutamakan” Tutup Umam selaku salah satu kelompok klub suporter di Jabodetabek. (Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *