banner 728x250

Pengerjaan Proyek Revitalisasi Kalimalang Dipertanyakan Warga

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Sejak diresmikannya Ground Breaking Proyek Revitalisasi Kalimalang, Kota Bekasi pada 25 September 2019 lalu, sampai saat ini baru tahap pemasangan pagar pembatas dan pembuatan bedeng.

Padahal proyek revitalisasi kalimalang pada zona  pertama di dekat Giant Mega Bekasi Hypermall harus rampung Desember tahun ini.

banner 336x280

Menurut Imam Maliki, sebagai salah satu Tim Revitalisasi Kalimalang yang juga mengawal proyek   tersebut menilai lamban dikerjakan apalagi tinggal 2 bulan lagi batas waktu penyelesaiannya.

“Kami warga Kota Bekasi tentunya berharap proyek ini bisa berjalan lancar apalagi sudah lama ground breakingnya diresmikan Gubernur,” ucapnya, Jumat (18/10/2019).

Harapannya Kota Bekasi memiliki destinasi alam yang akan merubah wajah Kalimalang seperti Sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan bisa terwujud yang tentunya menjadi kebanggaan warga.

Menurut Imam revitalisasi rencananya akan dilakukan ke dalam empat titik zona yang seluruhnya sepanjang lima kilometer. Empat zona tersebut yakni, edukatif, ekologi, selebrasi, dan komersil.

Adapun untuk zona selebrasi rencananya akan di bangun di Kalimalang di dekat Giant Mega Bekasi Hypermall, zona inilah yang sekarang sedang ditunggu pengerjaannya, kata Kang Imam.

Sedangkan zona kedua yakni edukatif, zona ini akan dibangun di titik kalimalang tepatnya dekat Kampus Unisma Bekasi yang kabarnya akan dibebankan ke Pemerintah Provinsi.

Sedangkan untuk Zona Ekologi kabarnya akan dibangun di titik Kalimalang dekat Pintu Tol Bekasi Timur.

Sedangkan untuk zona komersil khabarnya akan dibangun di sekitar kawasan bisnis Hotel Horison atau Metropolitan Mal.

Namun yang sangat disayangkan juga oleh Kang Imam kenapa Baliho yang memuat Foto Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan foto dirinya tidak boleh dipasang di area proyek tersebut oleh pelaksana proyek.

Baca juga :  AWPI DPC Kab Bekasi Jalin Silaturahmi dan Bersinerzi Dengan Kejaksaan Negeri

Padahal Kang Imam sudah mendapatkan restu dari Walikota Bekasi untuk membolehkan pemasangan baliho tersebut di area proyek revitalisasi Kalimalang.

“Dalam hal ini saya tidak tahu menahu,  karena saya sebagai pengawal proyek tidak semua informasi terbuka,   sebenarnya maksud pemasangan banner, adalah sebagai informasi bahwa revitalisasi kalimalang sudah dimulai,  itu saja,” bebernya.

Dilokasi proyek memang ada baliho yang belum terpasang dan hanya diletakkan saja di tanah tanpa ada upaya untuk dipasang oleh pihak pelaksana proyek PT. Ecolands.

Saat dikonfirmasi Windi selaku Pelaksana Proyek mengakui jika pebgerjaan proyek revitalisasi kalimalang baru pada tahap pemagaran dan pembuatan rumah bedeng. Alasannya karena pelaksana proyek baru mendapatkan rekomendasi tekhnis dari Kementerian Pekerjaan Umum.

” Kami baru dapat rekom tekhnis satu minggu ini dari Kementerian PU dan ini sudah diukur dan yang punya lahan TAB dan Dinas Sumber Daya Alam (SDA) Propinsi Jabar yang membangunnya,” jelas Windi.

Apalagi kata Windi ada proyek Tol Becakayu yang tentunya kami baru mendaptkan ijin di area sini dulu, untuk area satu dan empat belum bisa karena ada proyek waskita dan Tol Becakayu, ungkap Windi.

Karena baru dapat rekom tekhnis  dari Kementerian PU , Windi mengaku akan mengerjakan proyek siang dan malam untuk mengerjakan sampai selesai.

Sedangkan terkait baliho yang diminta Imam Maliki belum dipasang Windi selaku Pelaksana Proyek mengatakan jika dirinya belum mendapatkan ijin dari Kementerian PU dan SDA Propinsi Jabar. ” Meski sudah ada restu dari dinas lain tapi kan saya harus dapt ijin dulu dari SDA selaku instansi yang menjadi pimpinan kami,” katanya beralasan.

Anggaran 4 miliar ini merupakan hasil dari uang rakyat jadi kata Windi jika ada Baliho yang mencantumkan logo dari pihak swasta akan dipertanyakan, pungkas Windi. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *