oleh

Pembongkaran Makam Wareng Disebut Warga Tak Berakhlak

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Perwakilan warga Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Fachrudin menyebut pemindahan jenazah di makam Wareng oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak sesuai dengan jargon Kota Tangerang.

Diketahui, pemindahan jenazah itu, lantaran lahan tersebut akan dijadikan jalan dalam sistem looping untuk mengurangi kemacetan di Jalan Ks Tubun, Kota Tangerang.

“Ini tidak sesuai dengan jargon Pemkot yaitu akhlaqul karimah,” ujar Fachrudin, Jumat (18/10/2019) kemarin.

Fachrudin mengatakan, bahwa petugas yang memindahkan jenazah di makam Wareng tidak berakhlakul karimah, karena menggunakan alat berat (buldoser, red) untuk menguruk tanah yang masih diduduki jenazah.

“Karena membongkar, ya, dengan buldoser terlebih dahulu seperti membongkar kuburan binatang,” jelasnya.

Ia menyesalkan proses pemindahan jenazah ini. Sebab, ia mengira perlakukan pemindahan jenazah dengan cara islami. Namun, tidak demikian.

“Pertanyaan saya apakah itu sesuai dengan akhlaqul karimah? Malah itu menunjukkan akhlaqul dzolamah. Akhlak yang dlolim,” tandasnya.

Sekedar diketahui, jenazah-jenazah tersebut dipindahkan ke sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Tangerang dengan proses awal dikeruk menggunakan buldiser. (aput)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru