banner 728x250

Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah

  • Bagikan
banner 468x60

KICAUNEWS.COM — Persoalan sampah diberbagai daerah menjadi hal yang pelik.Presiden ,para menteri terkait,Gubernur dan para Bupati/wali kota mencanangkan program pengelolaan sampah bahkan menjadi skala prioritas yang harus segera dicari solusi dan dituntaskan, selain program pendidikan dan kesehatan. 

Program pengelolaan dan pengentasan sampah menjadi hal yang sangat penting manakala berbagai dampak kerugian menimpa masyarakat seperti menurunnya kualitas lingkungan meliputi kualitas udara, kualitas air dan kualitas tanah. Marak berbagai aksi dari masyarakat untuk meminta pemerintah selaku pengambil kebijakan/peraturan untuk segera memperbaiki kondisi tempat pembuangan sampah akhir (TPA), bahkan sebagian masyarakat meminta untuk ditutup segera.Ini salah satu dampak social(menjadi konflik) dimasyarakat.

banner 336x280

Pertambahan jumlah penduduk dan pola konsumsi masyarakat sebagai pemicu tidak terkendalinya sampah baik dari volume, jenis, dan karakteristik sampah yang semakin meningkat. Pengelolaan sampah saat ini belum sesuai dengan metode pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan sehingga merugikan kesehatan manusia dan kerusakan lingkungan.

Menurut UU No.18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah pasal 4 berbunyi : “ Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya”. 

Tanpa disadari permasalahan sampah sudah menjadi sangat serius, Indonesia termasuk dalam 10 besar negara yang jumlah penduduk terbanyak didunia.Hal ini sudah dipastikan timbulan jumlah sampahnya sangat tinggi. Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan jumlah volume sampah Indonesia sebesar 67 juta ton pada tahun 2019. Sungguh sangat memprihatinkan jika tidak segera ditanggulangi akan mengancam kelestarian lingkungan.

Pemerintah, pihak swasta dan masyarakat mempunyai tanggung jawab yang sama terkait pengelolaan sampah.Pemerintah membuat peraturan serta menyiapkan anggaran pada dinas dinas terkait pengelolaan sampah.

Peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah sangatlah penting, karena masyarakat penyumbang timbulan volume sampah  terbesar. Sampah rumah tangga atau dikenal sampah domestik menempati sekitar 37% dari semua jenis timbulan sampah nasional pada tahun 2019.

Edukasi kepada masyarakat secara sistematis dengan berbagai fortofolio kelola sampah, mengajak, memfasilitasi kegiatan baik dari infrastruktur pengelolaan sampah dari berbagai komunitas perduli sampah adalah sangat membantu mengurangi timbulan sampah.Membangun kesadaran pada masyarakat 

Skema pengelolaan sampah bisa melalui TPS 3R, Bank Sampah, Kurasaki, Sadatasu dan Felita.Masyarakat diajak berpartisipasi pada seluruh kegiatan pengelolaan sampah tingkat RT atau RW atau dengan kata lain setiap masyarakat mengelola sampah secara mandiri. Dengan pola #3R (mengurangi, mendaur ulang dan menggunakan kembali) diharapkan sampah yang dibuang bisa diminimalisir.

(Red/Rilis)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *