oleh

Dikeluh Warga, Penutupan Penampungan Hewan di Larut Tunggu Perintah Camat

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Soal keluhan warga RT 03/12, Klaster Tanjung, Puri Beta I, terkait tempat penampungan hewan di RT 01/11 Keluragan Larangan Utara (Larut), pihak Kecanatan Larangan akan menutup lokasi tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Petugas Tramtib Kecamatan Larangan, Sayuti saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (15/10/2019) kemarin.

“Segera diprogres upaya penghentian kegiatannya dan sudah diakomodir, juga sudah kita panggil yang bersangkutan untuk mengganti tempat usahanya. Saat ini sedang menunggu perintah Pak Camat,” terang Sayuti.

Sementara saat disinggung bahwa pihaknya telah menerima uang untuk pengurusan izin dan SKDU dari pihak pemilik, dirinya menyangkal dan mengaku telah selesai.

“Persoalan uang sudah selesai dengan kuasa hukumnya (Lawyer, red),” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua RT 03 Klaster Tanjung, Rahmatullah mengatakan, ada sebanayak 30 rumah di wilayahnya telah terdampak aroma tak sedap dan bising dari tempat penampungan tersebut sejak lebih dari satu tahun silam.

“Sudah hampir satu tahun lebih. Ada sebanyak 30 rumah yang terdampak langsung, warga minta itu ditutup atau dipindahkan,” ungkap Rahmat.

Rahmat menambahkan, bahwa saat ini warganya sudah tidak tahan dengan aroma tak sedap tersebut, bahkan ada beberapa warga yang ingin pindah dan menjual rumah miliknya.

“Warga banyak yang sudah tidak tahan, bahkan ada warga saya yang sudah tidak sanggup dan ingin menjula rumahnya,” ungkapnya.

Lebih dalam ia mengatakan, pemilik penampungan hewan itu, tidak pernah melakukan sosialisasi kepada warga, RT dan RW saat ingin membuka tempat tersebut.

“Tidak ada sosialisasi kepada kami, bahkan sama warga pun tidak ada. Warga saat ini hanya terkena dampaknya saja,” tandasnya. (*/04)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru