oleh

GPMI Membawa Data Tambahan Terkait 40 DPRD Jeneponto

MAKASSAR, Kicaunews.com – Gerakan pemuda mahasiswa indonesia (GPMI) mengawal terus bergulirnya kasus dugaan korupsi di kabupaten jeneponto anggota DPRD periode 2014-2019 ada menurut bimbing selaku jendral GPMI dan beberapa pengurus GPMI.

Kami membawa beberapa data terhadap penyidik atau jaksa Kejati sul-sel demi memenuhi unsur serta dasar Hukum terkait dugaan korupsi 40 DPRD jeneponto.

Adapun yang di samapikan oleh pihak jaksa atas nama Ibu Elis mengatakan bahwa Dalam jangka waktu dekat ini kami akan adakan rapat pada beberapa jaksa kejati atau pemyidik kejati untk menindak lanjuti kasus ini, setela itu dalam jangka waktu dekat ini kami akan melakukan penyeludikan terhadap beberapa anggota DPRD jeneponto. Ucapnya

Selain itu, bimbing juga menegaskan ke jaksa kejati tersebut bahwa, kami akan terus mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan dugaan kasus korupsi dana tunjangan komunikasi intensif, dana operasional pimpinan DPRD, tunjangan reses dan belanja asuransi kesehatan.

Karena menurut bimbing ini sudah ada perencanaan untuk tidak di kembalikan karna ini audit 2018 yang sampai hari ini belum terbayarkan, secara Hukumnya sangat kuat dan memenuhi unsur untk dugaan tindak pidana Hukum.

“Jikalau ada pengembalian nanti, tetap proses Hukum itu tidak boleh di hentikan karena ini berbicara persoalan tindak pidana korupsi, bukan soal utang atau pinjam,”tandas bimbing selaku jendral lapangan GPMI. (Ariani)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru