oleh

Antisipasi Terjadinya Wabah DBD, Puskesmas Tambun Libatkan Siswa SD Jadi Jumantik

Tambun Selatan, Kicaunews.com – Saat ini Puskesmas Tambun sedang menggalakkan program Juru pemantau jentik (Jumantik) nyamuk Aedes aegipty bagi tingkat siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tambun Selatan.

Upaya efektif untuk memberantas dan mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah dengan melibatkan juru pemantau jentik (Jumantik) dari usia muda.

“Karena usia dini merupakan usia keemasan yang harus dibina agar tercipta generasi yang berkarakter positip melalui keterlibatan anak – anak untuk bertanggungjawab, displin, jujur dan peduli terhadap lingkungannya,” terang dr. Novrizal.

Menurut Kepala Puskesmas Tambun, dr Novrizal, program Jumantik itu merupakan upaya gerakan yang sangat efektif. Setiap sekolah diwakili 10 siswa /siswinya dari 21 sekolah dibagi 7 gelombang. Setiap kelompok siswa melaporkan hasil pantauan jentik nyamuk di sekolahnya dibimbing oleh guru UKS nya.

“Selain gerakan jumatik, guna memerangi DBD memasuki musim pancaroba, masyarakat juga diminta untuk mengubah perilaku dan ada gerakan 3M+, mengubur, menguras, menutup yang berpotensi sebagai sarang nyamuk,” ungkap dr.Novrizal Kepala Puskesmas Tambun, Kab.Bekasi, Senin (14/10/2019).

Ketimbang harus melakukan penyemprotan atau fogging justru Jumantik lebih tepat karena memberantas nyamuk aedes aegipty langsung pada jentiknya. Sedangkan fogging hanya mematikan nyamuk dewasa saja.

Jumatik ini bertugas memantau jentik nyamuk yang ada di sekeliling tempat tinggal, terutama di tempat-tempat yang biasa menjadi sarang nyamuk seperti di bak mandi karena jarang dikuras, genangan air dispenser, di sampah kaleng atau plastik kemasan air minum.

“Sarang nyamuk biasa bertelur tersebut hendaknya diberantas dengan segera agar tidak menimbulkan DBD,” pungkasnya.

Tugas Jumantik lainnya adalah melakukan 3M+, dan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN), yakni menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, dan mendaur ulang barang bekas. (fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru