oleh

Bertemu Ade Yasin, Warga Perumnas II Parung Panjang “Curhat” soal belum di Serahkannya Asset Perumnas Parung Panjang Ke Pemda

BOGOR, KICAUNEWS.COM –  Warga Perumnas II Parung Panjang Kabupaten Bogor terdiri dari para ketua RT dan RW bertemu dengan Bupati Bogor Ade Yasin Mereka pun langsung “curhat” mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi mereka .

Salah satu warga Perumnas II Parung Panjang Warsono ketua RW 09 kepada Bupati Bogor menyampaikan permasalahan pokok perumnas II Parung Panjang diantaranya yaitu :

Bupati di damping Calon Kades Parung Panjang Nina Kurniasih

a. Pengembang /perumnas Parungpanjang dari mulai membangun -+ pada tahun 1996 sampai saat ini tahun 2019 selama 23 (dua puluh tiga) tahun belum menjangkau secara keseluruhan melakukan perbaikan khususnya pada jalan dan saluran lingkungan serta penerangan Jalan umum (PJU) yang kondisi mati, hanya melakukan Perbaikan di jalan-jalan utama yaitu di jalan Anggur Raya, jalan Majapahit dan jalan Hayam Wuruk.

b. Pemerintah dalam hal ini Pemda Kabupaten Bogor belum bisa memasukan anggaran perbaikan prasarana,sarana dan utilitas wilayah Perumnas Parungpanjang, dan Kepala Desa Parungpanjang melalui dana desa tidak dapat melakukan bantuan perbaikan jalan dan saluran serta PJU yang mati, karena terbentur dengan aturan, yaitu lahan tersebut belum masuk asset Pemerintah Daerah dan masih tanggungjawab pengembang / Perumnas Parungpanjang.

c. Ketidak mampuan warga/masyarakat yang tinggal di lingkungan jalan tersebut untuk gotong royong swadaya masyarakat memperbaiki secara keseluruhan baik jalan, saluran maupun penerangan jalan umum yang rusak/mati mengingat biaya yang cukup besar.

Sehubungan hal tersebut pada point a,b dan c Kami warga/masyarakat Perumnas Parungpanjang, memohon bantuan kepada Ibu Bupati Kepala Daerah Kabupaten Bogor untuk mendorong secepat nya agar pengembang/Perumnas Parungpanjang untuk Menyerahkan secara keseluruhan
kewajibannya (prasarana,sarana dan utiiitas) ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor sesuai dengan amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 tahun 2009 Tentang Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dan Permukiman Daerah.

Baca juga :  Smart Festival 2017 di Bintaro Xchange Park " Superbrands "

” Agar perumnas bisa segera di serah terimakan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan kepada Ibu Bupati agar segera mensupport dan mendukungnya.” ujar Sumarto, di Aula Rumah dinas Bupati Bogor, Minggu (13/10/19).

Dihadapan warga perumnas Parung Panjang orang nomor satu di Kabupaten Bogor Ade Yasin mengatakan menerima keluhan dan curhatan warga perumnas yang menginginkan agar mempercepat Penyerahan Lingkungan sarana, Prasarana dan Utilitas secara Keseluruhan Terhadap Perumahan dan Pemukiman Perumnas Parung Panjang ke Pemerintah Daerah Bogor.

” Terima kasih atas kunjungan warga, sebetulnya ini curhatan warga ke Bupati kaitan dengan perumahan Perumnas Parung Panjang yang sampai saat ini belum ada perbaikan dari segi Infrastruktur dan aksessibilitasnya.
jadi ini menjadi perhatian untuk saya dan akan kita tindak lanjuti.” Ujar Ade Yasin ketika di wawancara Awak Media Kicaunews.com.

” Pada dasarnya tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya dalam hal ini kita akan urai satu persatu permasalahan Perumnas, dengan dinas terkait saya akan undang ke Kantor Bupati untuk duduk bersama mencari solusi terbaik pihak Perumnas Parung Panjang dan pihak pengembang Sentraland”. Pungkas Bupati Ade Yasin.

tris

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru