oleh

Dugaan Tempat Hiburan Berkedok Prostitusi, Warga Mustikajaya Lakukan Aksi Penolakan

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Aksi warga yang memprotes tempat-tempat hiburan malam dan diduga adanya tindakan prostitusi di wilayah Kota Bekasi, khususnya di Kelurahan Mustikajaya.

Berawal aksi warga sekitar Mutiara Gading Timur mendatangi kelurahan setempat yang dikawal personil Polsek Bantar Gebang untuk berkoordinasi mengadakan aksi di area Murtiara Gading Timur, kelurahan Mustika Jaya, kecamatan Mustika Jaya, Bekasi Timur.

Saat meminta penjelasan salah satu warga sekitar yang ikut dalam aksi penolakan tempat hiburan malam tersebut, Gj (40), menjelaskan, bahwa aksi warga sekitar wilayah Mustika Jaya sebelum melakukan kegiatan aksi sudah konsolidasi terlebih dahulu dengan  pemerintah setempat dari tingkat Dinas Pariwisata, sampai Pemerintah Kota Bekasi dan Polsek Bantar gebang, jelasnya.

”Tempat-tempat hiburan malam yang ada di wilayah Mustikajaya tepatnya area Mutiara Gading Timur memang keberadaannya sudah cukup lama, warga sekitar sudah merasa terganggu.Karena melanggar norma-norma agama, ada para wanita berpakaian seksi di warung karaoke, warga menduga adanya  tindakan prostitusi ditempat tersebut,” bebernya.

Di saat warga sedang melakukan aksi dengan membentangkan banner bertuliskan ” Warga Rw. 001,024, 025, 028, 029, 031, 033 menolak keberadaan tempat karaoke di lingkungan Mutiara Gading Timur, dan menuntut Pemkot Bekasi agar segera menutup tempat hiburan malam tersebut ” warga melihat ada satu unit kendaraan box putih awalnya terparkir di depan salah satu tempat hiburan kemudian bergerak seakan menghindar, tandas, Gj, salah satu warga.

Lanjutnya, warga merasa curiga dengan kendaraan mobil box merk Isuzu 100 ps dengan no.pol.9808 KCF tersebut dan meminta supir box  berhenti.

Kemudian warga  menanyakan isi di dalam boxnya, setelah koordinasi dengan pihak kepolisian yang mengawal aksi, ternyata ditemukan banyak minum keras kurang lebih berjumlah 80 krat minuman keras jenis Guiness dan bir, ulasnya.

Baca juga :  Meski 2 Calon Gubernurnya Tumbang di Jawa, PDIP Tidak Pesimis

Begitu juga  keterangan Kanit Reskrim, Polsek Bantar gebang, Heri, membenarkan, memang adanya mobil box Isuzu 100 Ps warna putih dengan no.pol.B.9808 KCF membawa minuman keras jenis Guinness dan bir, ungkapnya.

”Iya, memang benar mobil tersebut membawa minuman keras dan akan dibawa ke Polsek Bantar gebang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,”tegas, Kanit Intel Polsek Bantar Gebang, Ipda Heri.

Sementara Kanit Reskrim Iptu Ibe Jero mengatakan saat ini barang bukti sedang diamankan dan ditindaklanjuti untuk mencari data lebih lanjut. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru