oleh

Komunitas Aero Modelling Cibereum dan IRC Cibereum Wadah Kreatifitas Warga Desa Lambangsari

Tambun Selatan, Kicaunews.com – Tak disangka ada Komunita Aero Modelling yang menjadi salah satu kebanggaan warga Desa Lambangsari yakni Cibereum Aero Modelling dan IRC Cibereum.

Komunitas pecinta pesawat miniatur yang bisa diterbangkan dengan menggunakan remot kontrol dan pecinta mobil miniatur jenis adventure dan Offroad dengan kapasitas mesinnya yang besar ternyata banyak penggemarnya ada 30 anggota yang aktip dari seluruhnya berjumlah 70 anggota.

Komunitas air modeling Cibereum dan IRC Cibereum yang berlokasi di wilayah RW03 dusun 3, Desa Lambangsari, Tambun Selatan saat ini tengah meramaikan Pekan Raya Desa Lambangsari yang sekarang sedang berlangsung selama satu minggu sejak 5 – 12 Oktober 2019.

Komunitas ini ternyata banyak diminati tidak hanya anak muda tetapi bapak – bapak pun suka. Mereka memang pengemar dan mengkoleksi pesawat dan mobil off road miniatur bahkan diikutsertakan dalam ajang perlombaan.

Menurut Bagus Pribadi, Humas Aero Modelling Cibereum tidak hanya sekedar komunitas untuk untuk memberikan wadah kegiatan positip, kreatif ,dan inovatif bagi warga desa lambangsari khususnya di dusun 3.

“Karena kita tidak hanya bisa memainkannya namun dilatih untuk merancang bagaimana cara membuat pesawatnya, dengan bahan yang murah dan mudah didapat,” terangnya.

Komunitas Air Modeling Cibereum sudah lama berdiri di Kota Bekasi sejak tahun 2000 lalu di tahun 2007 Komunitas Air Modelling mulai berkembang dan membuka kegiatannya di dusun 3 Desa Lambangsari,” ulasnya.

“Mengenai kegiatan komunitas air modeling ini membutuhkan lahan yang cukup luas untuk itu kita bersyukur diberikan kesempatan dari Pemdes Lambangsari untuk memanfaatkan lahan di danau Cibereum ini, kedepannya kami butuh sinergitas dan dukungan lainnya untuk memajukan kreatifitas warga,” kata Bagus berharap.

Baca juga :  Sambut HUT TNI Ke 73 dan HUT Batalyon Infanteri Mekanis 203/AK Melaksanakan Karya Bakti Rabu Bersih di Pasar Tanah Tinggi

Kata Bagus nantinya anak muda yang bergabung akan diberikan pelatihan – pelatihan cara membuat  pesawat sampai  bagaimana menerbangkan pesawat secara profesional karena pelatihnya pun sudah profesional.

“Bagi siapapun yang ingin bergabung tidak dipungut biaya yang penting ada kemauan ingin melakukan kegiatan positip ini,” jelas Bagus Pribadi.

Lanjutnya, pesawat – pesawat komunitas air modeling dibuat dari home produksi dan buatan pabrik, kalau home produksi dibuat dari starefoam bahkan limbah polim yang sudah tidak terpakai, bisa gunakan untuk membuat bahan pesawat yang penting kreatif, katanya.

“Cuma karena kita belum terdaftar di federasi air modeling secara resmi, jadi kita belum  dapat menampilkan bibit pilot profesional air modeling khususnya dari warga dusun 3 dalam kejuaraan federasi air modeling,” kata Bagus prihatin.

Begitu juga hal yang sama diucapan Ketua Komunitas IRC Cibereum, Arwin, dirinya pun berharap segera terealisasi legalitas dari pemerintah.

“Kami hanya menunggu  legalitas yang diberikan dari pemerintah setempat atas kegiatan komunitasnya yang aktif membangun Desa Lambangsari khususnya dusun 3 agar pemudanya lebih kreatif dan inovatif,” harapnya.

Sementara Kepala Desa Lambangsari, Pipit Heryanti mengatakan, memang komunitas air modeling dan komunitas IRC Cibereum di wilayah Dusun 3 Desa Lambangsari belum resmi secara legalitas administrasinya karena memang keberadaannya Desa Lambangsari masih baru.

“Tapi karena kegiatan komunitas air modeling dan IRC Cibereum sangat positip, apalagi sebagai wadah kreatifitas bagi pemuda di wilayah Dusun 3 khususnya, akan diberikan dukungan penuh kedepan nya,” ujar, Pipit Haryanti. (Sofie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru