oleh

Proyek P-3A TGAI Desa Jengkok-Kertasmaya Diduga Dikorupsi

Indramayu, Kicaunews.com – TPT P-3A TGAI Desa jengkok kecamatan kertasmaya kabupaten indramayu, Kurangnya pengawasan dari BBWS, juga dari pihak terkait, seperti sengaja dibiarkan begitu saja, karena proyek TPT P-3A TGAI mitra cai banyak kecurangan dalam pemasangan batu juga bahan matrial seperti bahan baku batu juga banyak memakai batu yang kurang berkualitas seperti kebanyakan pakai batu putih atau batu kapur, dan batu minim pori, juga dalam pemasangan batu tidak sesuai spek.

Masalah adukan tidak sesuai ukuran, pasir campur tanah serta pengurangan volume terlalu berlebihan, pondasi tidak digali sesuai ukuran pondasinya hanya menempel aja tanpa urugan pasir atau adukan dulu, volume tinggi, volume lebar, apalagi sudah menyerang tamping tanggul tanah, tentunya pengurangan volume sangat signifikan parahnya, terus yang kita pertanyakan tentang papan informasi anggaran tidak dipasang jadi masyarakat jengkok tidak tahu.

Kalau proyek yang ini berbanding terbalik, karena kurangnya pengawasan dari BBWS dan dinas terkait karena pengambilan volume yang terlalu berlebihan,  tidak menutup kemungkinan TPT P3-TGAI mitra cai dari BBWS ini tidak akan bertahan lama kekuatannya.

Juga dalam sistem pengawasan terlalu minim, juga seperti dibiarkan jadi dalam sistem pengerja’annya asal-asalan.  ketua poktan susah ditemui juga jurutulis dan kuwunya sa’at media sambangi dikantornya ternyata tidak ada semua pada menghilang.

Menurut keterangan warga jengkok yang tak mau disebut namanya menjelaskan “Alhmdulilah proyek desa jengkok pekerjaannya yang amburadul, dari tahun 2017- 2018 juga proyeknya sudah hancur apalagi sekarang pakai batu putih kualitasnya dimana udah pemasangannya asal-asalan aja.

“Adukan asal aja, initie asal bangun jadi masyarakat cuma dibodohi membangun cuma buat kantong wong desa bae,”singkatnya ( MT jahol )

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru