oleh

Diduga Adanya Pungutan Liar di Kantor Kementerian Agama Magelang Pada Setiap KUA

Magelang kicaunews.com 20/9/2019 jam 01.12 di Kantor

Magelang, Kicaunews.com – Kementerian agama Magelang diduga terindikasikan banyak pungutan liar di setiap KUA besarannya sekitar hingga Rp. 1 juta.

Mat Sabitul Wafa kepala Kemenag Magelang, saat di konfirmasi mengelak dirinya melakukan pungutan ke setiap Kepala KUA, karena mendapatkan Jasa Prifesi (Jaspro).

“Saya siap di konfrontir kalau memang betul saya meminta uang ke Kepala KUA saya akan mundur, saya gak usah di beritakan dua bulan lagi saya sudah purna,” katanya memohon tidak di beritakan pada wartawan di kantornya, Kamis (19/9/2019).

Masih kata Mat Sabitul Wafa, tetapi kalau itu betul saya siap mempertanggung jawabkan dan di konfrontir siap di polres atau di mana pun, saya sudah baca berita di media sampean, saya mempunyai hak tanya jawab masalah ini. Tambahnya

Karena sesuai Undang undang pers no 40/1999 nara sumber silahkan memberikan hak jawabnya ke redaksi, karena saat ingin dikonfirmasi tidak pernah ada.

“Begini saya kan birokrat, karena saya di luar dan saya juga lama di NU, Ansor dan sampai saat ini saya masih sebagai pembina Banser bagi saya gak terlalu saya risaukan selama saya bekerja dengan baik,” katanya mengelak.

Menurut sumber yang bisa di percaya dari kementerian agama juga, serta ada bukti rekaman dari nara sumber saya.

“Coba kasih aja rekamannya ke saya, kalau saya denger suaranya aja pasti tau siapa.? saya gak mau urusan, saya mau di beritakan kayak gimana silahkan, kita makan juga sama kita pulang dari sini mati juga gak tau kenapa mesti saya risaukan” katanya menantang.

Saat menyatakan tidak benar dengan info yang mengatakan bahwa dirinya minta 1jt/bln, berarti narasumber fitnah.

Baca juga :  Kagum Dengan Keterbukaan Sang Jenderal, Ketum Gerakan Laskar Prabowo Angkat Bicara

“Kalau saya, silahkan sekarang tu kan yang menjawab waktu, tapi pada prinsipnya tidak benar silahkan di cek di staf-staf satu persatu apalagi di KUA-KUA itu sangat mustahil dan tidak benar tentang pungutan liar, saya gak pernah melakukan itu karena saya melarang semua itu, dan andai sekarang saya disuruh pensiun saya siap pensiun, karena ada aturan aturan dan saya melaksanakan sesuai aturan itu,” kata Mat Sabitul Wafa.

Dari nara sumber serta bukti rekaman sebelum proses dirinya di angkat menjadi kepala kemenag Magelang. Farhani dan Romi ketemu sebelum ketangkap KPK.?

Menurut Mat Sabitul Wafa itu lebih ngarang lagi, karena dirinya cuma lihat di foto dan gak mungkin dirinya kenal, “Kenal nya di mana, kalau kasusnya Romi di tv itu kan kasusnya 2019 dan saya masuk kan januari 2018, dia ketua PPP di jakarta saya cuma tukang sapu gimana saya bisa ketemu dan kenal” paparnya.

Usai wawancara saat di minta foto Kepala Kantor Agama menolak di foto. Bahkan minta ijin foto di kantor yang di luarpun juga gak boleh.

“Saya gak mau terkenal foto saya terpampang besar dan saya juga gak mau tenar,” pungkasnya.

Padahal foto dari hasil wawancara sangat penting, karena untuk menguatkan berita yang akurat, agar bisa lebih obyektif tidak terkesan hoax.

Sungguh ironis wartawan usai wawancara minta foto kepala kemenag tidak dibolehkan yang jadi pertanyaan ada apa dengan kepala kemenag Magelang. (Viosari/Tim)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru