banner 728x250

Peringati 10 Muharram, SDN Karang Tengah 12 Santuni Yatim dan Dhuafa

  • Bagikan
Kepala SDN Karang Tengah 12, Haini (Bang Boy) tampak memberikan santuan kepada anak yatim piatu, Jumat (13/9) poto: aput/ kicaunews.com/ tangerang.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Tengah 12, Kota Tangerang menyantuni sebanyak 53 yatim piatu dan dhuafa dalam rangka peringatan 10 Muharram 1441 Hijriah, Jumat (13/9/2019).

Berlangsung di halaman SDN Karang Tengah 12, acara santunan itu juga dilakukan doa bersama atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indoensia, Bacharuddin Jusuf Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019) kemarin.

banner 336x280

Kepala SDN Karang Tengah 12, Haini mengatakan, santunan anak yatim dan dhuafa ini merupakan agenda tahunan yang kerap dilakukan kala datangnya bulan Muharram.

“Ini memang agenda rutin kita dikala bulan muharram, karena anak yatim piatu dan dhuafa adalah tanggungjawab kita bersama,” ujar Kepsek yang akrab dipanggil Bang Boy di lokasi acara.

Bang Boy menambahkan, santunan tersebut diberikan kepada sebanyak 24 anak yatim piatu di sekolah dan 11 di luar sekolah, juga sebanyak 29 dhuafa di sekolah.

“Totalnya ada sebanyak 64 di dalam dan luar sekolah. Sumbangan dananya pada tahun ini terkumpul sebesar Rp15.460.000, tahun sebelumnya kita dapat sebesar Rp14.452.000,” terangnya.

Lebih dalam ia mengatakan, bahwa antusias orangtua murid di sekolahnya untuk beramal sangat tinggi, bahkan untuk kegiatan sosial juga sangat memberi dukungan kepada pihak sekolah.

“Support dan antusias orangtua untuk beramal disini sangat tinggi. Kita juga hanya memberitahu saja kalau mau ada santunan tanpa memaksa, karena untuk beramal dan beribadah itu tidak perlu dipaksa. Kan pahalanya juga untuk sendiri dan bukan orang lain,” ungkapnya.

Dirinya juga meminta kepada anak yatim piatu dan dhuafa yang ada disekolahnya untuk tetap semangat dan jangan pernah malu dengan keadaan, sebab banyak orang besar saat ini pada saat kecilnya telah menjadi yatim piatu.

Baca juga :  Ini Upaya Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB Tekan Kasus Covid-19 di Kudus

“Tetap semangat dan jangan pernah merasa malu. Banyak orang besar saat ini semasa kecilnya sudah menjadi yatim, bahkan juga ada yang dhuafa,” tandasnya.

Dipenghujung acara santunan tersebut diisi dengan penampilan para murid seperti pembacaan pidato, puisi, tari bernuansa islami dan diakhiri dengan doa yang dipimpin langsung oleh Bang Boy. (aput)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *