oleh

Kesbangpol DKI Jakarta Gelar Seminar Peningkatan Kerukunan Umat Beragama Angkatan VI di Bogor

BOGOR, Kicaunews.com – Untuk menjalankan agama dan kepercayaan sudah lama berjalan dengan baik di Indonesia. Untuk Jakarta, kebebasan dalam melakukan ibadah itu telah menghasilkan ikatan persaudaraan yang kuat sebangsa dan se- tanah air.

Karena itu, guna memberikan pengetahuan kepada lembaga keagamaan tentang dinamika agama dalam pembangunan politik di Jakarta, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)  DKI Jakarta mengundang 100 lembaga keagamaan di Hotel Bale Arimbi, Bogor selama 2 hari 3 malam, Kamis-Sabtu 12-14 September 2019.

Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si  membuka kegiatan tersebut pada Kamis (12/09/2019), mengatakan agama dan kepercayaan di Indonesia mempunyai peranan penting dalam menciptakan keharmonisan dan kerukunan umat beragama.

“Hal ini bisa dipahami karena hampir semua agama mengajarkan tentang kebaikan dan selalu menuntun umatnya agar selalu berbuat kebajikan, terutama dalam menciptakan kondusifitas hubungan antarmanusia,”ungkapnya

Sebagai umat beragama, Kesbangpol DKI memiliki tugas untuk mempersatukan umat beragama dan menjauhkan dari permusuhan.

Apabila dilalaikan hal ini, kata Taufan, maka justru akan menimbulkan kekacauan dan perpecahan yang dipengaruhi oleh kelompok yang ingin ingin merusak persatuan kita.

“Sebagai insan cendekia, Taufan meminta lembaga keagamaan untuk terus belajar bagaimana membangun tolerasi dan kerukunan umat beragama,”imbuhnya

Agama harus menjadi salah satu sumber terbaik dalam mengembangkan persatuan, perdamaian dan keamanan di tengah-tengah masyarakat.

Dia menambahkan, para para pemuka agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Kesbangpol DKI selama ini terus mengembangkan dialog konstruktif untuk membangun perdamaian di ibukota.

“Kita harus berperan aktif untuk mencegah jika ada kelompok yang ingin memprovokasi atau memancing perpecahan atas nama agama,” tambahnya.

Sementara itu, dalam laporan kegiatannya, Ketua Pelaksana kegiatan Kesbangpol DKI Jakarta, Kristinawati, SE mengatakan Kegiatan Peningkatan Kerukunan Umat Beragama Angkatan VI Tahun 2019 ini dihadiri dari NU DKI, Fatayat NU, Aisyiyah, Perwakilan Umat Budha Indonesia, Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Persekutuan Gereja gereja dan Lembaga Injil Indonesia, Wanita Syarikat Islam, Gema Buddhis, Pemuda Katolik, Komunitas Dai Daiyah Indonesia, Gereja Maranata, Majelis Darussalam, Majelis Ziyadatul Khoir.

Baca juga :  Tanggapan Ketum LPK-GKMI Tentang Hut PDI P di Kab.Pangandaran

“Adapun  maksud dan tujuan yaitu untuk memberikan penyuluhan kepada para lembaga keagamaan mengenai nilai-nilai dasar kerukunan umat beragama dalam membangun sikap toleransi, saling menghormati dan menghargai antar umat beragama guna memperkuat dasar-dasar kerukunan hidup antar umat beragama, serta dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat,”paparnya

Nara sumber yaitu Dr Nieke Masruchiah, SH, MH (Konsultan Hukum dan HAM) mengulas soal “Menciptakan suasana kehidupan dalam rangka membangun harmonisasi Antar  Umat beragama”

Narasumber kedua Drs Taufik, MM, M.Pd(Kemenag) dengan materi Peran Kemenag Dalam rangka Kerukunan Umat Beragama di DKI Jakarta

Materi ketiga oleh Benny Sudarmaji (Motivator)  ” Membangun harmonisasi antar Umat beragama”

Dan materi terakhir oleh Singgih Widodo, S. Kok ( Trainer Motivator) motivator berbicara soal “Pelatihan Kepemimpinan dengan harapan menjadi Pemimpin Bangsa yang mencintai ragam agama. (AW)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru