banner 728x250

Rambu Lalin dan Spanduk Perluasan Gage, di Pasang Sudinhub Jakbar

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, Kicaunews.com – Suku Dinas Perhubungan (Sudishub) Jakarta Barat memasang puluhan rambu lalu lintas (lalin) berisi sosialisasi perluasan ganjil genap (gage) yang tersebar di sejumlah lokasi.

Mulai Senin (9/9/2019) pelanggar gage akan dikenakan denda Rp500.000 per kendaraan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No 88 Tahun 2019 tentang perluasan gage di Jakarta.

banner 336x280

Pantauan di kawasan exit tol Tomang, terlihat sejumlah rambu bertuliskan Kawasan Ganjil-Genap mulai pkl:06.00-10.00 dan 16.00-20.00. Aturan ini tidak berlaku pada Sabtu, Minggu dan Libur Nasional. Di lokasi juga terpampang spanduk berisi pengumuman yang sama.

Seperti diketahui kawasan Tomang terdapat dua jalur yang masuk program gage yang pertama Jalan S Parman menuju Slipi dan sebagai perluasan sistem tersebut yakni Jalan Tomang Raya ke arah Harmoni.

Plt Kepala Sudishub Jakbar, Leo Amstrong Manalu didampingi Plt Kepala Seksi Operasional Sudishub Jakbar, Affandi Nofrisal menjelaskan pihaknya sejak Agustus memasang rambu lalin perluasan gage di 28 titik antara lain kawasan exit tol Tomang, Hayam Wuruk, Gajah Mada dan Asemka.

“Pemasangan rambu-rambu sistem ganjil genap berikut sejumlah spanduk di lokasi strategis untuk memberi pemahaman kepada masyarakat akan penerapan Pergub No 88 Tahun 2019 tentang perluasan ganjil genap,” kata Leo, Minggu (8/9/2019).

Perluasan sistem tersebut akan berlaku pada Senin (9/9/2019). Jajaran kepolisian akan menindak langsung setiap pelanggar dengan denda Rp. 500.000.

Dari 25 jalur perluasan gage di Jakarta, sejumlah lokasi di Jakbar yang terkena sistem itu antara lain kawasan Tomang Raya menuju Harmoni, Gajah Mada, Hayam Wuruk hingga Jln Pintu Besar Selatan.

Plt Kasieops Sudishub Jakbar, Affandi Nofrisal menambahkan pada Senin (9/9/2019) bertepatan dengan penerapan perluasan gage, ia bersama Satlantas Polres Metro Jakbar akan mengadakan apel bersama bertempat di kolong tol Tomang.

Baca juga :  Terkait Pemberian Penghargaan Terhadap Korban Meninggal, Ini Kata Mendagri

“Kami berharap setelah intensnya sosialisasi akan Pergub No 88 Tahun 2019, masyarakat dapat mematuhinya.
Serta beralih menggunakan transportasi umum untuk mengurai kemacetan dan meminimalkan pencemaran udara di Jakarta,” tandas Affandi

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *