oleh

Pembangunan Wisata Selosia Di Lahan Bengkok di Duga Tidak Berijin, Tapi Sudah di Laksanakan

Semarang, Kicaunews.com – Pembangunan Wisata  Selosia di lahan bengkok candi Garon di duga belum punya ijin, tapi anehnya pekerjaan  sudah di kerjakan. Pembangunan yang menggunakan tanah bengkok seluas lebih kurang 7ha, milik Kades, carik, 5 kadus, 5 kaur, ini terungkap dari temuan wartawan di lapangan.

Bahkan Mujo dari Gaber (Gabungan bersama) LSM dan Media, yang vokal menyoroti kinerja pemerintahan, saat di mintai tanggapannya terkait Pembangunan wisata Selosia, membenarkan bahwa proyek tersebut di duga tidak punya ijin.

“Saya sudah tanyakan dari pihak perijinan pejabatnya belum bisa menunjukkan surat izin proyek tersebut” ujar Mujo pada wartawan

Mujo mengatakan kalau Pembangunan proyek tersebut diatas tanah bengkok, dan kalau mereka mengatakan tanah bengkok tidak produktif itu tidak benar karena tanah bengkok tersebut sangat produktif karena dekat dengan aliran sungai, tambahnya.

“Anehnya, Satpol PP sebagai penegak Perda yang pernah klarifikasi di lapangan tidak jelas hasilnya, ungkap Mujo Gaber (gabungan bersama) LSM dan Media, yang vokal menyoroti kinerja pemerintahan,”tambahnya

Kepala Satpol PP Tajudin saat di konfirmasi mengatakan. kalau itu dominannya Bapermasdes, karena selama ini pihak terkait belum ada koordinasi.

“Kami sudah cek lapangan dan menyurati juga memanggil untuk penghentian sementara” ujar Kasatpol PP Kabupaten Semarang di ruang kerjanya. Senin (9/9/2019)

“Sedangkan Bapermasdes sampai sekarang belum ada koordinasi. “Pihak lnstansi terkait juga ada tim sendiri namanya  BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah) yang diketuai Sekda, dan kami akan menunggu keputusan BKPRD,” paparnya

Heru Purnomo kepala Bapermasdes saat di konfirmasi mangatakan bahwa, tanah bengkok  diperbolehkan untuk di kontrakkan tapi hanya tiga tahun Selanjutnya tambah kontrak.

Selanjutnya harus ada  proses musyawarah desa dengan BPD, tokoh masyarakat desa. Lalu Permohonan Bupati harus di buat.

Baca juga :  Ahmad SF Ucapkan Milad HMI Ke-73

“Intinya jangan sampai melanggar regulasi, melanggar tata ruang, dan kami akan segera mungkin koordinasi dengan satpol pp agar bisa menindak lanjuti permasalahan ini,” pungkasnya. (Viosari/Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru