oleh

Pembukaan Kembali MT Ziyadatul Khoir RW 02 Cipinang Muara

JAKARTA, Kicaunews.com – Alhamdulilah di buka kembali Majelis Ta’lim  Ziyadatul Khoir,setelah Tawakufan selama bulan ramadhan, dan pada malam sabtu tanggal 07 Muharram 1441 H bertepatan dengan 06 September 2019 di buka Pembukaan Majelis Talim (MT) Ziyadatul Khoir (ZK). Jumat Malam (6/09/2019)

Majelis ini telah berjalan selama lima tahun di kediaman Bpk Hasan Jl Pembina I RT 14/02 Cipinang Muara.

Acara di mulai dengan pembacaan ratib oleh Ust Firman Yakub di lanjutkan dengan Pembacaan Maulid Simtuduror oleh para habaib, diantaranya oleh Hb Syeh Alhaddad, Hb Faisal Alhaddad,Ust H Mustofa Mandurah,Ust Wahyudin.

Setelah Pembacaan Maulid selesai kemudian di lanjutkan dengan Tausiah oleh Ust Jasnawira.

Alhamdulilah acara berjalan Sukses dan Lancar, dan acara Di hadiri oleh : Hb Faisal Alhaddad, Hb Syeh Alhaddad, Ust H Mustofa Mandurah,H Musa selaku Ketua RT 15/02 cip Muara, Priyono pengurus RW 02 dan para alim ulama lain nya.

.Allahumma Sholi Ala Sayyidina Muhammad Dalam Tausiahnya Ust Jasnawira menyampaikan tentang masalah ilmu, berikut kutipan nya “Ibadah Tanpa Ilmu Bahayanya Lebih Besar!”.

Al Faqih Al ‘Arif Billah Al ‘Allamah As Sayyid Al Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith Hafidzahullahu ta’ala, menuturkan di dalam kitabnya, Manhajus Sawiy Syarah Ushul Thariqah As Saadatu Aali Ba’alawi, (Thariqah ‘Alawiyah) dalam bab keutamaan ilmu.

berkata sebagian ulama’ salaf, “Sebaik-baiknya anugrah adalah akal, dan seburuk-buruknya musibah adalah kebodohan.”

Sebagian lagi berkata :

“Belajarlah! Karena tak seorang pun yang terlahir sebagai ulama’ dan tidaklah sama orang yang berilmu dengan orang yang bodoh.”

Sesungguhnya pembesar suatu kaum yang tidak berilmu itu nampak kecil apabila berada padanya suatu kumpulan.

Berkata Sahl bin Abdillah At Tustari Rahimahullah…

Baca juga :  Selepas Kepergian Almarhum BJ. Habibie, Presiden Ir. Joko Widodo Mengucapkan Selamat Jalan Mr. Crack Sang Pionir

“Tiada kemaksiatan yang lebih besar daripada kebodohan”, beliau ditanya, ” Wahai abu Muhammad, adakah engkau mengetahui perkara yang lebih dahsyat daripada kebodohan?”, beliau menjawab “Ada!!, Yaitu bodoh dengan kebodohan (sudah bodoh ditambah tidak mengetahui bahwa dirinya bodoh)”.

Hal senada diungkapkan oleh Al Imam Al Ghazali, sebab bodoh dengan kebodohan akan menutup pintu belajar secara menyeluruh, dan orang yang merasa dirinya sudah berilmu akan enggan untuk belajar lagi.

Berkata Imam Khalil bin Ahmad Rahimahullah Ta’ala , manusia itu ada empat jenis…

1.Orang yang mengetahui dan dia tahu bahwa dirinya mengetahui. Orang jenis ini adalah orang berilmu, maka ikutilah dia.

2.Orang yang mengetahui, akan tetapi dia tidak tahu bahwa dirinya mengetahui. Orang jenis ini adalah orang yang lalai, maka bangunkanlah dia.

3.Orang yang tidak mengetahui akan tetapi dia tahu bahwa dirinya tidak mengetahui. Orang jenis ini adalah orang yang butuh petunjuk, oleh karena itu berilah ia petunjuk.

4.Orang yang tidak mengetahui dan dia tidak tahu bahwa dirinya tidak mengetahui. Orang jenis ini adalah orang bodoh, bodohnya bertingkat-tingkat, maka tolaklah dia.

Berkata Al Imam Abdullah bin Alawi Al Haddad, dalam kitabnya, Risalah Al Mu’awanah…

“Ketahuilah bahwasanya seseorang yang beribadah kepada Allah tanpa dibekali dengan ilmu, niscaya kemudharatan yang diperoleh lebih banyak daripada manfaatnya. Dan kemudharatan nya akan kembali menimpa dirinya disebabkan oleh ibadah yang diperoleh dari kejahilan.

Pengurus MT Ziyadatul Khoir :

Ketua : Ust M Firman Yakub

Sekretaris : Anugrah Widhy, S. Fil. I

Bendahara : Ust Jasnawira

Setelah acara selesai, jamaah di suguhi nasi uduk, 1 nampan 3 orang, Barakallah (AW)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru