oleh

Pelantikan DPRD Kab. Bekasi di Demo Pemuda Karya, Kritisi BUMD BBWM dan PDAM TB

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Pemuda Bekasi Raya (Pemuda Karya) melakukan aksi unjuk rasa membentangkan spanduk sepanjang 10 meter bertuliskan “PECAT SELURUH DIREKSI PT. BBWM & PDAM TIRTA BHAGASASI” saat pelantikan Anggota DPRD periode 2019-2024 di Pintu masuk Plaza Pemkab Bekasi, Kamis (5/9/ 2019).

Di dalam keterangan selembaran agitasi yang dibagikan Pemuda Karya merasa digoro-goroin (dibohong-bohongi) oleh jajaran Direksi 2 BUMD tersebut selama bertahun-tahun ini, dan merasa kecewa tidak ada ketegasan dari Bupati Bekasi selaku owner kedua BUMD tersebut dan 50 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2014-2019.

Hal ini dikatakan bukan tanpa sebab, pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD ) dari kedua BUMD ini terus merosot dari tahun ke tahun sampai ke titik nadir. Pendapatan Asli Daerah (PAD) PT. BBWM pada tahun 2012 sebesar 70 milliar lebih dan kini tahun 2018 PADnya hanya 2,5 Milliar. Sedangkan PDAM Tirta Bhagasasi memberikan PAD kepada Pemkab Bekasi pada tahun 2016 sebesar 13 Milliar tetapi pada tahun kemarin 2018 anjlok menjadi 4 Milliar.

“Sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi, selama ini kita digoro-goroin (dibohong-bohongi) oleh Seluruh Direksi PT. BBWM dan PDAM tirta Bhagasasi. Sampai tahun 2018 beban direksi lebih besar ketimbang Pendapatan buat Daerah” Kata Samsul Bahri dalam keterangan rillis yang diberikan kepada media

Padahal kekayaan alam yang terkandung di tanah Bekasi ini tidak kurang dari 233 juta barel minyak dan jutaan kubik gas alam yang dikelola oleh PT. Pertamina sebagai BUMN dengan bekerjasama PT. BBWM sebagai BUMD.

Sedangkan PDAM Tirta Bhagasasi setiap tahun disusui oleh APBD dalam bentuk Penyertaan Modal setiap tahunnya hingga puluhan milliar bahkan tahun 2019 ini sampai ratusan milliar. PDAM Tirta Bhagasasi mengedepankan pelayanan ketimbang pendapatan. Pelayanan yang buruk seperti air keruh, keluar kecil dan bahkan sempat berhenti beberapa hari adalah raport merah untuk perusahaan berplat merah ini.

Baca juga :  Aliansi Perjuangan Mahasiswa Sulawesi Selatan : Kasat Lantas Polres Bone Diduga Lakukan Pungli

“Oleh Pertamina dan BBWM Jutaan barel minyak bumi dan jutaan kubik gas alam dieksploitasi tetapi PADnya cuma 2,5 Milliar, sedangkan PDAM kita kan punya pelanggan 200.000 semua kategori dengan harga air Rp. 1.500 – Rp. 9.000 permeter kubik, masa PADnya cuma 4 Milliar. Beban Direksi BBWM dan PDAM lebih besar ketimbang PAD. Parah kan!” Ketusnya

Pemuda Karya mendesak agar Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan 50 Anggota DPRD Kab. Bekasi yang baru saja dilantik agar memecat seluruh jajaran direksi kedua BUMD tersebut.

“Bupati Bekasi dan Dewan Baru semoga amanah dalam menjalankan Amanat Rakyat, dan kami mendesak agar Direksi PT. BBWM dan PDAM Tirta Bhagasasi seluruhnya dipecat karena Gagal Total dalam mengelola Perusahaan Plat merah tersebut” tegasnya. (Sofie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru