banner 728x250

Galian Tanah Pembangunan Embung Kalisube Diduga di Jual

  • Bagikan
banner 468x60

Banyumas, Kicaunews.com – Saat ini di desa Kalisube Kec Banyumas Kab Banyumas 6 Agustus 2019 pembuatan  Embung desa belum selesai. Pembangunan Embung desa Kalisube di biayai dari dana APBD dengan nominal 300 juta Rupiah.

Menurut Dede selaku ketua Panitia pembangunan Embung desa kalisube menjelaskan ke awak media bahwa untuk pembangunan embung Kalisube tentang penyaluran dana melalui dua tahap. Tahap pertama dana pembuatan embung Kalisube sudah di gunakan untuk pelaksanakan  penyewaan alat berat Eksavator guna penggalian tanah dan juga pembuatan saluran air. Singkatnya

banner 336x280

Sementara kepala desa Kalisube di jelaskan bahwa dirinya baru beberapa hari menjadi Kepala desa Kalisube dan pembuatan Embung adalah di laksanakan sebelum dirinya menjabat kepala desa Kalisube.

“Dari pihak pemerintahan desa kalisube yang menangani pembuatan embung menurut Sekertaris desa Kalisube Slamet yunianto adalah Sawin,”katanya saat dikonfirmasi, Jumat (6/09/2019)

Selain itu, Sawin menjelaskan ke awak media di ruang balai desa Kalisube bahwa dirinya yang terlibat dalam pembuatan embung. Saat di tanya tentang saluran air yang dalam titik lokasi terdapat dua sumber anggaran ada yang dari dana desa namun juga dari dana embung.

“Nanti saya akan berkonsultasi lagi apakah akan membuat saluran lagi di sebelahnya,”bebernya

Selain itu, bahwa dirinya tidak takut bila ada pemeriksaan dari manapun bahkan sawin mengatakan beberapa tahun yang dulu juga sudah pernah di periksa intel kejaksaan ataupun inspektorat namun karena dirinya tidak bersalah maka tidak takut.

Bukan hanya itu adanya ratusan Rit dump truck yang di jual ke warga Sawin menjelaskan bahwa selaku ketua pelaksana pembuatan embung adalah Dede.

Saat Dede selaku ketua pelaksana pembangunan Embung Kalisube di tanya awak media tentang anggaran di jelaskan bahwa uang anggaran di gunakan untuk membayar Alat berat Exavator yang di sediakan fasilitator dan pembuatan Saluran air.

Baca juga :  Disiplinkan Warga, Polsek Sukalarang Sukabumi Lakukan Operasi Yustisi

“Mengenai tanah galian Embung yang di jual ke masyarakat sekitar 100 ribu rupiah per dump truck,”jelasnya

Saya selaku ketua tidak berurusan dengan uang penjualan tanah galian tersebut, bahkan sayapun membeli tanah galian embung tersebut seharga 100 ribu rupiah per dump truck.

“Dan yang menyediakan Alat berat Exavator dan dump truck adalah petugas fasilitator dari dinas Kabupaten Banyumas. Mengenai uang hasil penjualan tanah tidak masuk ke panitia pembuatan embung sama sekali,”tandasnya (Mugi/Chandra).

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *