oleh

Dugaan Pemecahan Proyek Pavingisasi RT 5 Tidak Ada Payung Hukumnya

Semarang, Kicaunews.com

Pemecahan proyek pekerjaan tidak di benarkan, jika masih satu paket” ujar sumber yang tidak mau di sebut namanya pada wartawan, rabu (4/9/2019) kemarin

Kasus ini muncul atas temuan wartawan di lapangan terkait dengan pekerjaan di jalan Candi Sukuh RT 6 RW 5 Baban Kerep Ngaliyan Semarang yang nilainya paket pekerjaan Rp. 154.146 juta. di pecah dengan RT 05 Rw 05 Bambankerep Ngaliyan tidak berdasar Hukum alias tidak ada payung hukumnya bahkan dilokasi tidak ada papan namanya.

Camat Agus Pri Harwanto camat difinitif Ngalian saat di konfirmasi melalui Messeger menyarankan untuk bertemu dengan Khozin, “Silahkan bertemu dengan pak Khozin yang bisa menjelaskan” katanya.

Khozin bagian pembangunan saat di konfirmasi mengatakan kalau proyek paving Rw.5 sudah sesuai dengan berita acara musyawarah warga Rw 5. Terkait pembayaran pihaknya belum membayarkan karena belum selesai.

“Pekerjaan belum selesai, blm laporan, jadi belum kami bayar,” ujar khozin pada wartaqan kamis (5/9/2019)

Khozin juga mengatakan kalau pemecahan tidak ada karena paving yang sedang di garap Rt. 5 bantuan dari pihak lain, yaitu dari pihak pengusaha atau tokoh masyarakat setempat.

Menurut Khozin Bahwa pihaknya juga belum membayarkan, artinya belum di PHO, karena pekerjaan belum selesai.

“Aparat Penegak Hukum seperti Kejaksaan atau Kepolisian segera turun tangan untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut di atas. Apakah ada unsur dugaan potensi korupsi di proyek yang bersumber dari anggaran APBD kota Semarang” kata sumber. (Viosari/tim).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru