banner 728x250

PT. Jasa Raharja Bekasi Jamin Korban Lakalantas Tol Cipularang Dapat Asuransi

  • Bagikan
banner 468x60

Bekasi, Kicaunews.com –  Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipularang kilometer 91, Senin (2/9/2019) lalu menyebabkan korban tewas dan luka – luka hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. PT. Jasa Raharja Kantor Perwakilan Tingkat I Bekasi siap jamin asuransi bagi warga Kota Bekasi yang menjadi korban tragedi Tol Cipularang.

Kepala PT. Jasa Raharja Kantor Perwakilan Tingkat 1 Bekasi Rio Ulin Mardin mengungkapkan kesiapan Jasa Raharja dalam memberikan hak bagi warga Kota Bekasi yang terkena musibah diinsiden tabrakan beruntun yang merengut 8 korban jiwa dan belasan korban luka-luka.

banner 336x280

“Korban akan kita bantu untuk dapatkan asuransinya jika semia berkas lengkao hari itu juga kami cairkan santunannya ke rekening bank keluarga korban atau ahli warisnya,” jelas Rio, Selasa (3/9/2019) di kantornya.

Besarnya asuransi yang diterima jika korban luka – luka akan diberikan dana pengobatan di rumah sakit maksimal sebesar Rp. 20 juta sedangkan untuk korban meninggal dunia akan diberikan santunan sebesar Rp.50 juta. Masyarakat mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja berasal dari SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang tercantum di lembar STNK.

Namun sampai saat ini kata Rio pihaknya masih menunggu hasil indetifikasi dari pihak kepolisian korban meninggal, jika hasil idrntifikasi kepolisian ada warga Kota dan Kab Bekasi maka Jasa Raharja akan turun langsung menyerahkan dana asuransi tersebut ke ahli warisnya,” jelas Rio.

Korban yang saat ini dalam kondisi luka- luka sedang dirawat di RS Purwakarta.

Jika sudah jelas ada laporan polisi, maka petugas Jasa Raharja otomatis datangi rumah sakit untuk dapat data dan informasi dari kepolisian, data KTP Kartu Keluarga, akte nikah, akte lahir dan rekening bank BRI kalau tidak ada bisa menggunakan rekening bank lainnya dan langsung petugas  mendatangi rumah korban atau rumah almarhum.

Baca juga :  Sitackers Tower Bersama Group Bersinergi Dengan Dinas di Divisi Area III Jateng dan DIY

” Jadi keluarga korban tidak perlu datang kita yang jemput bola,” ucapnya.

Dari yang teridentifikasi korban yang meninggal dari delapan korban baru empat berasal dari Jakarta Utara, Banten, Jakarta Selatan dan Tangerang dan  masih ada empat lagi korban tewas yang belum berhasil diidentifikasi,  warga dari Bekasi belum dapat informasi.

“Kami mendapat informasi update baru ada 6 korban luka – luka yang berasal dari Bekasi dan kami  berharap tidak ada korban lebih parah lagi dari Bekasi,” ucapnya prihatin.

Sedangkan yang berhak mendapatkan santuan dari Jasa Raharja semua penumpang kendaraan angkutan umum  dan mobil pribadi.

“Sudah diatur dalam UU No. 33 dan 34 , jika UU No. 33 untuk angkutan penumpang umum, kalau yang No.34 untuk mobil pribadi semua korban kecelakaan akan ditanggung oleh Jasa Raharja, kecuali kecelakaan tunggal tidak ditanggung oleh Jasa Raharja,” lanjut Rio.

Kebijakan Jasa Raharja lainnya yang perlu diketahui masyarakat yaitu bila pajaknya STNKnya mati atau tertunggak, korban lakalantas tetap diberikan santunan kepada korban.

“Tapi setelah itu pajak yang mati atau menunggak harus diurus, dana yang diberikan korban berasal dari pajak masyarakat saat membuat STNK dan perpanjang STNK,” pungkasnya. (sofie)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *