banner 728x250

Viral Ditendang Polisi, Motor RK King AP Diduga Hasil Kejahatan

  • Bagikan
Poto screenshot video, Jumat (30/8) kicaunews.com/ kabupaten tangerang.
banner 468x60

TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Aksi oknum Satlantas Polres Kota Tangerang menendang pengendara RK King mendadak mendadak viral setelah videonya tersebar di media sosial (medsos).

Diketahui, dalam tayangan video berdurasi 29 detik itu, terlihat dua anggota Polisi sedang melakukan penindakan terhadap pengendara motor, kemudian pengendara RX King melintas dan ditendang hingga nyungsep ketengah jalan.

banner 336x280

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Sabilul Alif mengatakan, bahwa peristiwa itu terjadi di Pertigaan Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (30/8/2019) pukul 08.00 WIB.

“Pada saat itu Brigadir NW dan Brigadir MDH sedang melakukan pengaturan lalu lintas. Kemudian datang kendaraan Honda Beat dengan nomor Polisi B 6062 GFG yang kedapatan tidak menggunakan helm,” terang Sabilul melalui siaran pers tertulis yang diterima Kicaunews.com, Jumat (30/8/2019) sore.

Sabilul menambahkan, pengendara motor Honda Beat berinisial AS (20) itu tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Maka, kata dia, anggota pun memberikan sanksi tilang kepada AS. Namun, lanjutnya, AS enggan menerima surat tilang dan bahkan terus mengajak adu argumentasi anggota.

“Kemudian melintas pengendara sepeda motor RX King yang tidak menggunakan helm dan mencoba ingin melarikan diri, sehingga anggota yang sedang memproses pengendara Honda Beat refleks,” jelasnya.

Pengendara RK King yang diketahui berinisial AP (20) tidak memiliki SIM dan motor yang dikendarainya tidak dilengkapi STNK, juga kaca sepion.

Dari hasil pemeriksaan, motor RK King yang dikendarai AP diduga kuat merupakan hasil kejahatan. Sebab, kata dia, AP yang mengendarai motor itu tidak bisa menunjukkan surat-surat resmi.

“Kepada petugas AP mengaku motor RK King itu dibelinya secara online dan tidak bisa menunjukan surat-surat resminya” tandasnya.

Meski demikian, Sabilul memastikan anggota yang terekam kamera itu telah menjalani pemeriksaan di Unit Propam. Namun Sabilul juga meminta masyarakat untuk melihat peristiwa itu secara utuh. (aput)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *