banner 728x250

KSBB Sebut Lurah di Kecamatan Karang Tengah Tak Peduli Budaya

  • Bagikan
Pembina KSBB Kecamatan Karang Tengah, Hartoto dipembukaan Festival Kampung Betawi, Sabtu (31/8) poto: aput/ kicaunews.com/ kota tangerang.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Komunitas Seni Budaya Betawi (KSBB) menyebut Lurah se-Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang tidak peduli kebudayaan.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Pembina KSBB Kecamatan Karang Tengah, Hartoto saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Kampung Betawi di Area Komplek CBD Mall Ciledug, Sabtu (31/8/2019).

banner 336x280

Bahkan kata dia, dari sebanyak tujuh Lurah di Kecamatan Karang Tengah yang hadir haya satu, itu pun setelah acara telah dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata, Kota Tangerang, Rina Hernaningsih.

“Di Kecamatan Karang Tengah ada tujuh kelurahan, namun tidak ada satupun yang hadir saat pembukaan. Meski ada satu yang datang tapi terlambat,” terang pria yang akrab dipanggil Bang Toing.

Hartoto menambahkan, bahwa Presiden Joko Widodo telah membuat Undang-undang (UU) tentang Pemajuan Kebudayaa. Agar keanakaragaman budaya di Indonesia semakin tumbuh dan tangguh.

“Pada 24 Mei 2017 UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi dan diundangkan di Jakarta pada 29 Mei 2017 dalam lembaran negara tahun 2017 nomor 104. RUU Pemajuan Kebudayaan juga disahkan dalam rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II di Gedung DPR-RI,” terang Bang Toing.

Dirinya menegaskan, kebudayaan adalah akar dari pendidikan kita. Maka kebudayaan yang ada di Kota Tangerang harus dilestarikan, khususnya Betawi.

“Kebudayaan tidak hanya pada tarian atau tradisi saja, tetapi juga nilai karakter luhur yang diwariskan turun-temurun hingga membentuk karakter kota ini. Maka perlu adanya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya di Kota Tangerang tetap terlestarikan,” paparnya.

Lebih dalam ia mengatakan, bahwa anggota DPRD Kota Tangerang memperdakan untuk pelestarian budaya, namun Walikota Tangerang hingga saat ini belum juga membuatkan Perwalnya.

Baca juga :  Kritisi Tiga Tahun Jokowi, Cipayung Plus Sebut, Presiden Melanggar Hukum !

“Perdanya sudah diparipurnakan oleh DPRD. Maka saat ini hanya tinggal menunggu Walikota Tangerang membuat Perwalnya,” tandasnya. (aput)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *