oleh

Tuntut Hak, Pemilik Ruko Dekat Eks Borobudur Lakukan Unras

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Sejumlah pemilik rumah toko (ruko) dekat eks Borobudur di Jalan Raya Merdeka, Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang melakukan aksi unjuk rasa (unras) untuk meminta Pemkot Tangerang untuk mengembalikan haknya sebagai pemilik ruko.

Pemilik ruko, Nini Maria mengatakan, bahwa pihaknya telah puluhan tahun menjadi pemilik ruko dan memiliki sertifikat hak milik.

“Kami menjadi pemilik ruko sudah puluhan tahun. Bahkan kami juga telah memiliki setifikat hak milik,” terang Nini di lokasi unras, Kamis (29/8/2019).

Nini menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pertanahan melakukan pemasangan plang secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

“Pemkot melakukan pemasangan secara tiba-tiba, sertifikat kami dibatalkan. Kemudian memberikan surat peringatan (SP satu, red). Sebenarnya kita sudah memakai kuasa hukum, namun tidak aktif sampai sekarang. Lalu Pemkot kembali menerbitkan SP kedua. Saat ini yang ingin kita pertanyakan, apakah sertifikat hak milik bisa dibatalkan oleh pemerintah secara sepihak,” paparnya.

Plang yang dipasang Pemkot Tangerang di area ruko dekat eks Borobudur.

Lebih dalam ia mengatakan, pemilik menggelar unras untuk menyampaikan agar bisa mengembalikan hak dan meminta klarifikasi soal plang yang dipasang, juga SP satu dan SP dua.

“Kami hanya sebagai konsumen yang beritikad baik. Kami membeli hak gunan bagunan, namun saat masa berlakunya habis, kita perpanjang ke BPN dan BPN memberikan sertifikat menjadi hak milik. Sampai saat ini kami masih membayar pajak dan Pemkot masih menagih PBB. Kewajiban kami semuanya sudah kami lakukan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan aksi unras tersebut Pemkot Tangerang dapat mencarikan jalan keluar dan solusi. Sebab, pihaknya memiliki ruko itu dengan cara membeli bukan meminta atau meminjam.

“Kami sudah ke BPN dan jawabannya tuntut saja. Kami beli ruko ini dari hasil jerih payah bertahun-tahun, baru kami bisa memiliki sertifikat hak milik dan tidak ada tulisa HPL atau milik Pemkot. Ko pemerintah seenaknya aja menyuruh kami untuk mengosongkan ruko ini,” tandasnya.

Baca juga :  Demi kenyamanan area Teko Car Free Day, Bhabinkamtibmas Kelurahan Belendung kerja bakti bersama masyarakat

Pantauan di lokasi saat ini, di area ruko terpasang plang bertuliskan ‘Tanah Milik Pemerintah Kota Tangerang’ berdasarkan keptusuan Kepala Kantor Wilayah Bandan Pertanahan Provinsi Banten, dengan No: 01/PBTL/BPN-36/II/2018/Tanggal 28-02-2018, tentang Pembatalan Sertifikat Hak Guna Bangunan, No: 1450/Cimone atas nama PT. Purna Bhakti Jaya beserta turunannya. (aput)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru