oleh

Soal Penerimaan Negara, Wakil Ketua BPK RI Dorong Pemerintah dan BAKN Dalam Penyusunan dan Menetapkan Asumsi APBN

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Prof. Bahrullah Akbar mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI agar melakukan perbaikan dalam menyusun dan menetapkan asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya yang terkait dengan penerimaan negara.

“berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, beberapa asumsi dasar APBN yang disusun oleh pemerintah tidak tercapai atau meleset, diantaranya yaitu asumsi tentang pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, lifting, dan harga patokan minyak dan gas,” Ujar Wakil Ketua BPK RI Prof. Bahrullah Akbar Dalam Seminar Nasional Nota Keuangan RAPBN 2020 di Gedung pustakaloka DPR RI Jakarta pada Rabu Kemarin 21/8/2019

Guru Besar IPDN itu mengutarakan, Ke depan kita harus perhatikan bagaimana menyusun asumsi, sehingga apa yang hendak dicapai bisa kita realisasikan.

“perlunya peningkatan dari penggunaan Laporan Belanja Perpajakan. Dia meminta agar laporan ini menjadi dasar yang wajib masuk dalam menyusun nota keuangan. Pasalnya, selama ini Laporan Belanja Perpajakan masih menjadi bagian yang terpisah dari Nota Keuangan dan RAPBN,” Jelas Bahrullah.

Lebih Jauh Putra Betawi itu mengatakan, Masuknya laporan belanja perpajakan dalam menyusun anggaran diharapkan menjadi basis kuat dalam menyusun target dalam APBN, khususnya penerimaan perpajakan. “Dengan demikian, dapat memudahkan pemerintah dalam melaksanakan anggaran,” Imbuh Bahrullah.

“BPK mengharapkan kedepan Laporan Belanja Perpajakan ini menjadi bagian dari mekanisme dalam menyusun nota keuangan dan menetapkan asumsi dalam APBN,” imbuhnya.

Seminar Nasional Nota Keuangan RAPBN 2020 dengan mengusung tema “Mengawal Akuntabilitas Penerimaan Negara” ini dibuka oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai Keynote Speech. 

Selain Wakil Ketua BPK, seminar yang diselenggarakan oleh BAKN DPR RI ini juga mendatangkan beberapa narasumber, diantaranya Ketua BAKN Andreas Eddy Soesetyo, Lead Economist World Bank Indonesia, Frederico Gil Sander, Wakil Ketua Umum KADIN Raden Pardede, dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Suahasil Nazara.(Red/Humas BPK)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru