oleh

Polsek Semarang Tengah Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan

Semarang, Kicaunews.com – Unit Reskrim Polsek Semarang  Tengah telah ungkap kasus perkara penganiayaan dengan menggunakan sebilah clurit.

“Kronologis kejadiannya Pada hari selasa tgl 20 agustus 2019 sekitar jam 19.00 wib, tersangka Andi Setiawan Bin Paryono (41) beralamat di jalan Karanggawang barat Rt 12. Rw 14. Kelurahan Tandang.  Kecamatan Tembalang,  Semarang datang ke pos security kantor ACC Finance Jl.Thamrin no.150 Semarang, dengan mengendarai sepeda motor Honda” ungkap Akp. Trinuryani, Plt Kapolsek Semarang Tengah pada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/8/2019).

Setelah berhenti lanjut Akp. Trinuryani, tersangka langsung melempar kaca pos security dengan pecahan cor-coran hingga kaca pos security pecah, lalu saksi Andrian Sumampouw, (45). Sendang guwo Tembalang, Semarang Kota, lari ke dalam kantor ACC dengan keadaan luka di kening karena terkena pecahan kaca, kemudian pelaku Andi menghampiri korban MUHAMMAD ABĎUL WAHID, yang masih berada di dalam pos security Membacok korban dengan mengunakan  sebilah celurit mengenai dagu hingga robek.

Kemudian pelaku menarik krah baju korban dengan mengunakan tangan kiri sedangkan tangan kanannya memegang celurit  utk diajak masuk ke kator ACC untuk mencari Seseorang bagian TARADA, namun tidak ketemu lalu tersangka Andi melepaskan krah baju korban, kemudian korban MUHAMMAD ABĎUL WAHID, melarikan diri ke lantai 2, selanjutnya tersangka pergi dengan mengendarai sepeda motor tersebut.

Berdasarkan hasil dari pengecekan rekaman CCTV, Rabu tanggal 21 Agustus 2019 sekitar jam 15.00  wib tim operasional unit Reskrim Polsek Semarang Tengah dipimpin Kanit  Reskrim atas perintah Plt. Kapolsek Semarang Tengah, melakukan penangkapan terhadap pelaku ANDI SETIAWAN beserta barang bukti berupa sebilah clurit lalu pelaku di bawa ke polsek semarang tengah untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Baca juga :  Kerja bakti Yonif 115 Macan Leuser dan masyarakat dalam menjaga kebersihan

Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti 1 (satu) bilah clurit dan Pakaian korban terdapat bercak darah.

Tersangka di ancam  pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. (3) Jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Kontributor : Viosari

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru