oleh

Hujan Dua Hari di Arofah dan Mina Menambah Berkah Ibadah Haji Rombongan KBIH Attaqwa Kab. Bekasi

AROFAH, KICAUNEWS.COM – Dua hari berturut turut hujan mengguyur tanah suci Arofah dan Mina sejak Sabtu dan Senin 09 & 11Dzulhijah 1440 H atau 10 dan 12 Agustus 2019 membawa keberkahan dan kebahagiaan seluruh jamaah haji tak terkecuali bagi rombongan haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Attaqwa KH.Noer Alie, Ujungharapan, Kabupaten Bekasi.

Panasnya terik matahari sejak pagi di hari Sabtu terguyur dengan sejuknya air hujan yang membasahi bumi Arofah pukul 15.30 waktu setempat dan seluruh jamaah pun menyambutnya dengan suka cita atas barokah yang Allah berikan sebagai anugerah langka sejak 2001 baru kali ini hujan turun di musim haji tahun ini.

“Sambil menunggu detik – detik pelaksanaan Wukuf di Arofah sebagai inti pelaksanaan ibadah haji salah satu tanda keberkahan yang Allah kirim pada saat kami sedang Wukuf di Arofah yaitu diturunkan hujan walau hanya beberapa menit terjadi,” ungkap Ustadz Adjie Nung (UAN) yang menjadi pembimbing rombongan haji dari KBIH Attaqwa.

UAN menuturkan dari Arofah suasana langit saat menjelang hujan turun, terlihat langit mendung dan berawan hitam membuat  wilayah Arofah yang awalnya dari pagi suhu udara sangat panas sampai 48 ‘C dan tenda–tenda Arofah pun terasa panas. Padahal di tenda AC disiapkan panitia seakan tidak mampu menyejukan panas terik matahari.

“Dan hari Senin tanggal 11 Dzulhijah, Allah memberikan keberkahan dan kenikmatan lagi dengan turunnya hujan di Mina kepada kami, jelang para jamaah melempar jumroh,”
“Panasnya Arofah akhirnya secara drastis mendadak menjadi adem dan sejuk disirami dengan air hujan, pertanda doa–doa yang sedang dipanjatkan kepada Allah spontan Allah qobulkan,” ucapnya.

Sehingga diharapkan  jamaah yang perjalannya masih panjang dari Arofah sampai waktu maghrib terus tetap semangat menuju perjalanannya ke Muzdalifah yang tentunya membutuhkan energi yang prima.

Baca juga :  Peran Aktif Babinsa Dalam Rapat Persiapan Lomba Kampung KB

“Alhamdulillah dengan turunnya hujan minimal mengurangi panas dan dehidrasi karena kekurangan cairan. Ini bukti firman Allah yang disebutkan dalam al-quran,”

“Dan jika penduduk negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah sesungguhnya Kami (Allah) bukakan kepada mereka (pintu-pintu) berkah dari langit dan bumi; Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka lantaran apa yang telah mereka kerjakan,” (Qs. Al-A’raf: 96).

Sebelumnya kesibukan jamaah haji yang tergabung di Kloter 70 dan Makhtab 57 ini sudah dimulai sejak Sabtu, 9 Dzulhijah 1440 H atau 10 Agustus 2019 dimana rombongan haji dari KBHI Attaqwa, sudah menjalankan rangkaian acara ibadah dari mulai rapat musyawarah menyambut persiapan Hari Arofah 1440 H dan penyelenggaraan khutbah wukuf/Arofah dan shalat berjamaah di Arofah.

Penyelenggaraan Wukuf 1440 H sebagai Khotib dibawakan oleh Ustadz Nur Anwar Amin yang biasa disapa UAN dan imam sholat KH.M.Adib Sholeh Al–hafizh, pembacaan dzikir dan doa oleh KH. Drs. Mawardi Mahmud, M.Pd.I serta srbagai Muadzin dibawakan H.Kosasih sedangkan rangkaian acara dipandu MC. Ustadz Dhani Aksi Indosiar.

“Jam 11.00 waktu setempat para jamaah dihimbau untuk segera berwudhu, dan membaca Talbiyah bersama di tenda, dan khutbah dilaksanakan 20 menit menjelang waktu dzuhur, dilanjut dengan shalat jama taqdim qoshor,” jelas UAN.

Sebelum berangkat ke Padang Arofah menurut UAN, jamaah sudah diangkut dari hotel dimana mereka tinggal sejak Jumat 8 Dzulhijah 1440 H (9 /8/2019) UAN dan jamaahnya terhimpun dalam kloter 70 JKS Bekasi.

“Sehabis sholat Jumat pukul 13.15 diangkut dari Hotel Tsarawat Misfalah KSA No.804 menuju Arofah kurang lebih 30 menit perjalanan menuju Arofah,” tutur UAN.

Sejak sampai di Arofah semua jamaah diajak oleh UAN melakukan beberapa rangkaian ibadah seperti sholat berjamaah qoshor jama, qiyamulail (sholat tahajud, sholat tasbih, sholat taubat, sholat hajat dan witir). Mulai pukul 03.00 dini hari sampe sholat shubuh berjamaah, setelah qiyamulail UAN memberikan tausiah sambil menunggu waktu sholat shubuh tiba.
“Pagi tanggal 9 Dzulhijah jamaah sarapan pagi yang sudah disiapkan maktab. UAN dan jamaahnya berada dalam maktab 57. Setelah sarapan jamaah dianjurkan untuk berzikir dan membaca Al quran,” pungkasnya mengakhiri perbincangan dengan kicaunews.com langsung dari Mina, Arab Saudi. (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru