oleh

Kembali Gelar Aksi Demo ke 4 Kali, LAKSI Konsisten Desak Menteri Agama Untuk Mencopot Nurcholis Setiawan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Belum tuntas dan Selesainya soal Kasus Jual Beli Jabatan di Lembaga Negara Kementerian Agama RI yang menjerat Ketum PPP romi terus di Soal Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia.

Pasalnya, masih banyaknya Oknum-oknum yang belum ditangkap membuat Geram Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia.

Para aktivis yang merasa peduli akan masa depan dan bangsa terus menyuarakan demi tercapainya Indonesia yang terbebas dari tangan-tangan kotor para pejabat yang memperkaya diri dan merusak cita-cita bangsa.

Dari keterangan rilis yang diterima redaksi pada jum’at, 9/8/2019, Aksi unjuk Rasa yang ke Empat Kalinya pun dilakukan di Depan Kantor Kemenag RI dan KPK RI pada jum’at 9/8/2019.

Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Dedi Siregar menyatakan keprihatinannya sampai hari ini, aksi yang ke empat kalinya ini masih banyak oknum-oknum pejabat salah satunya Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan masih lenggang kangkung.

Dedi menduga, keterlibatannya Nurcholis Setiawan sebagai orang nomor dua di Kemenag RI ikut bertanggung Jawab atas jual beli jabatan. “Kami tak akan pernah berhenti berunjuk rasa sampai Hukum ditegakkan seadil-adilnya,” Kata Dedi.

Dedi mengutarakan, Kami berdiri disini, untuk menyatakan sikap kami sebagai generasi bangsa yang peduli akan nasib bangsa kedepan. “Presiden dan KPK serta Pak Menteri jangan tebang pilih dan jangan pernah mundur kami siap berada di barisan paling depan,” Jelas Dedi.

Lebih jauh Dedi mengatakan, kami akan terus konsisten mengawal kasus korupsi dan kasus suap di Kemanag RI.

Dalam tuntutan Aksinya, Sambung Dedi, kami meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin untuk mengganti sekjen Kemenag karena sudah dianggap bermasalah cenderung tidak loyal kepada Menteri agama dan tidak menjalankan aturan semestinya sesuai dengan perundang- undangan ASN, dimana banyak calon pejabat bermasalah secara hukum dan terkena sanksi disipliner tetap masih di paksakan untuk di angkat kembali.

“Adanya Nurcholis Setiawan di kemenag sangat berbahaya untuk keberlangsungan proses rekrutmen calon pemimpin di kemenag, banyak kasus yang sebenarnya Menteri Agama tidak tau dan terlibat dalam proses penunjukan calon pemimpin di kemenag,” Beber Dedi.

selain itu, Lanjut Dedi, kami kasihan melihat Menteri agama banyak di bohongi oleh sekjen dalam penetapan calon pemimpin di kemenag dan program program kemenag Dan kami meminta agar KPK berani menetapkan Nurcholis Setiawan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan dan suap di kemenag.

“sekjen di duga telah melakukan banyak penyimpangan dan kasus suap jual beli jabatan di kemenag, info yang beredar bahwa Rommy menerima suap dari Nurcholis Setiawan senilai 2 milyar dalam bentuk pecahan dollar singapura untuk menjadi Irjen dan sekjen di kemenag,” Jelas Dedi.

“Diduga Sekjen adalah otak di balik kasus jual beli jabatan ini, dan mereka tidak segan mematok harga untuk menjadikan seseorang menjadi pejabat di kemenag,” tutur Dedi.

Masih Kata Dedi, KPK harus menetapkan status tersangka kepada Nurcholis Setiawan selain itu kami mendesak Menteri Agama mengganti sekjen Kemenag dikarenakan telah banyak melakukan perbuatan yang merugikan keuangan negara, salah satunya melakukan pemotongan dana bantuan di Pendis kepada para penerima bantuan dana, yang semestinya tidak dilakukan.

Usai Aksi Unjuk Rasa Didepan Kantor Kemenag RI, Para Masa melanjutkan di halaman kantor KPK di Jalan Rasuna said jakarta.(Rilis/Red)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru