banner 728x250

Kemakmuran Rakyat Desa Kemalang Adalah Paling Utama

  • Bagikan
banner 468x60

Klaten, Kicaunews.com – Saudara Sadirman Budiyanto. “Sejak tahun 2006 sampai 2009 kami sempat fakum tidak ada kegiatan penambangan karena dampak erupsi” tutur Sadirman Budiyanto pada wartawan di kediamannya selasa, (6/8/2019)

Tahun 2010 Sadirman mengurus ijin lagi, “Tahun 2010 sampai 20014 akhirnya saya mengurus ijin kembali hingga muncullah ijin tahun 2015 akhir sampai sekarang, karena kami masih mendapat perpanjangan yang ijin 2016 sampai 2019” paparnya.

banner 336x280

Tahun 2019 sempat dia blokir dan pihaknyapun ngurus lagi perpanjangan dalam waktu 3 bulan “Setelah sempat di blokir Akhirnya munculah perpanjangan ijin yang tahap 2018 – 2022 sampai saat ini”, jelasnya.

berjalan sekitar perpanjangan kurang lebih sudah 7 bulan dalam arti hasil rata rata milik pribadi tidak bisa menjelaskan secara detail, “Karena yang kita utamakan adalah kesejahteraan masyarakat Kemalang kesejahteraan warga saya, dan insyaalah saya bisa mencakup CSR untuk setidaknya sekecamatan Kemalang sekabupaten klaten pada umumnya yang jelas kami berada di sini hanya untuk kesejahteraan masyarakat kami masyarakat Kemalang.

Selain kesejahteraan masyarakat desa, juga bisa ikut membantu kanaikan PAD dari perpajakan Galian C.

Intinya menurut Sadirman Budiyanto tujuan utamanya hanyalah kesetaraan kehidupan bermasyarakat agar seimbang, “Kalau untuk penghasilan pribadi kita tidak punya individu, kita nomor (2) dua lah. karena apa pun itu kemakmuran masyarakat adalah kemakmuran pribadi saya untuk di akhirat nanti,” katanya.

Masih menurut Sardimanan Budiyanto. Warga Kendalsari, kecamatan Kemalang kabupaten Klaten Terkait kepengurusan ijin sebenarnya gampang selagi kita sesuai prosedur apa yang kita ajukan sesuai di lapangan kemarin pasang reklamasi kita wujutkan reklamasi penghijauan warga menerima dan sangat memberi suport bagi saya, karena lahan yang kita tebang kritis, lahan cadas keras yang tebalnya sampai kurang lebih 3 meter sampai 4 meter itu sampai kapan pun tanpa alat berat tidak bisa.

Baca juga :  Bang Japar Korwil Jakarta Utara Kembali Gelar Pelatihan Terapi Dasar Refleksi

“Dan lahan itu benar benar kritis dan tidak ada hasilnya untuk tanaman keras juga tidak bisa tanam jagung jagungan juga tidak bisa setelah kita reklamasi alhamdulilah masyarakat kami bisa menikmati hasil polowijonya bisa menikmati hasil tanaman kerasnya seperti sengon sebelum kita reklamasi sebelum kita ambil bahan bahan sebentuk cadas sebelum kita kupas itu tanaman keras dari nenek moyang saya sampai saya ingat itu belum pernah yang namanya warga kami itu menikmati hasil tanamanpolowijo,”terangnya

Karena dengan ketebalan cadas yang 4 meter tidak ada tanah di atasnya sekarang Alhamandulilah tambangan 2006 2009 warga bisa pemilik lahan sudah bisa menikmati semuanya dan bisa panen sampai dua kali.

Sadirman mengatakan kalau dirinya tidak punya tambang yang ilegal ketinggian kurang lebih seperti acuan SDM kalau ada kelebihan 2 meter sampai 3 meter itu tidak masalah bagi saya istilahnya , apa pun itu bagi dirinya masih di ambang batas normal saja bagi masyarakat menurut dirinya pribadi selagi masyarakat tidak ada gejolak ,dan tidak menimbulkan kecelakaan ,bagi Sadirman adalah acuan kerja dirinya.

“kalau kesalahan itu di mana pun selalu ada di tambang besar tambang kecil pasti ada .tinggal kita menyikapi nya,” pungkasnya.

Kontributor : Viosari

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *