oleh

Diduga Terlibat Kuat Kasus Jual Beli Jabatan, LAKSI Desak Menag Copot Nurcholis Setiawan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) bersama puluhan Anggotanya kembali bertandang ke Kementerian Agama Jalan lapangan Banteng Jakarta dan Lembaga Anti Rasuah KPK RI pada Jum’at Siang, (02/08/2019).

Dalam keterangan Rilis yang diterima Redaksi, pada Sabtu Malam, 3/8/2019, Bertandangnya LAKSI di Kemenag dilatar belakangi terhadap adanya Kasus Jual Beli Jabatan yang diduga kuat terlibatnya orang nomor dua di kemenag yaitu Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Dedi Siregar menyuarakan meminta agar Menteri Agama Mencopot Nurcholis Setiawan sebagai sekjen Kemenag yang diduga telah melakukan banyak penyimpangan dan penyuapan terhadap Romy untuk mendapatkan jabatan Irjen dan Sekjen.

“Ini Aksi ketiga Kalinya dan Kali ini kami (LAKSI red) mengecam tindakan sekjen Kemenag yang tidak sesuai aturan perundang undangan dalam menetapkan pejabat fungsional baik di daerah maupun di pusat, sekjen telah mematok harga untuk menjadikan seseorang menjadi pejabat di kemenag,” Jelas Dedi.

Dedi mengatakan, kami menyampaikan permintaan agar KPK menetapkan status tersangka kepada Nurcholis Setiawan selain itu kami mendesak Menteri Agama mengganti sekjen Kemenag dikarenakan diduga banyak melakukan perbuatan yang merugikan keuangan negara. 

“salah satunya melakukan pemotongan dana bantuan di Pendis kepada para penerima bantuan dana yang semestinya tidak dilakukan,” Terangnya.

Setelah Aksi di Depan Kantor Kemenag, Sambung Dedi, Kami akan melanjutkan di halaman kantor KPK di Jalan Rasuna said jakarta.

“Kami (LAKSI) hanya ingin menyampaikan tuntutan bahwa, KPK harus segera menuntaskan kasus jual beli jabatan yang juga diduga Kuat melibatkan Sekjen Kemenag Nurcholis Setiawan,” Kata Dedi di Depan KPK.

Dijelaskan Dedi, kami berharap KPK segera menetapkan sekjen Kemenag sebagai tersangka dalam kasus jual beli jabatan. 

“Dugaan kami, sekjen Kemenag adalah otak di balik jual beli jabatan yang selama ini kongkalikong antara Romi dan sekjen kemenag dan kami dukung terus KPK dalam menyelesaikan kasus jual beli jabatan di kemenag sampai tuntas,” katanya.

“Kami berjanji akan datang kembali untuk mengingatkan KPK agar jangan hanya Romi yang di hukum dan KPK jangan Tebang Pilih,” Tutup Dedi mengakhiri Orasinya.(Rilis)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru